NEWS  

Ratusan Perantau Warga Majene Memilih Mudik Lebih Awal

MAJENE, SULBAR.99NEWS.ID—Sejumlah warga asal Majene, Sulawesi Barat yang merantau di beberapa daerah di wilayah Kalimantan, memilih mudik lebaran lebih awal menggunakan KM. Sabuk Nusantara 93, Selasa (19/3/2024).

Dengan menggunakan kapal perintis tol laut sabuk nusantara 93 pemudik dari kalimantan ini tiba di Majene. Mereka mengaku mudik lebih awal untuk menghindari penumpukan penumpang saat mendekati idul fitri. Selain itu mereka mduik lebih awal agar bisa cepat berkumpul bersama.

Idil Adha, salah satu perantau asal Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, mengatakan ia mudik ke Majene lebih awal karena menghindari terjadinya penumpunkan penumpang kapal dari Kalimantan tujuan Majene.

Baca Juga  Semangat Sinergitas TNI-Polri Dalam Mendukung Penurunan Angka Stunting Di Majene

 “Iya, saya bersama keluarga lainnya memilih pulang lebih awal sekarang, dari pada nanti penumpangnya membludak,” ujar Idil Adha warga asal Pamoang  saat ditemui di pintu gerbang Pelabuhan Passarang, Kelurahan Totoli, Selasa (19/3/2024).

Warga perantau lainnya, Ahmad asal Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman ditemui saat turun dari kapal mengaku, ia memilih mudik lebih awal karena alasan menghindari kepadatan penumpang kapal tujuan Majene.

“Saya memilih pulang lebih awal untuk menghindari padatnya penumpang dari Kalimantan menuju Majene, selain itu saya juga ingin cepat-cepat bisa berkumpul dengan keluarga di rumah,” kata Ahmad.

Ahmad juga mengaku selama merantau di Kota Baru, Kalimantan Selatan, ia bekerja di salah satu perusahaan sejak tiga tahun lalu,”Warga yang mudik lebih awal kebanyakan asal dari Kabupaten Majene yang bekerja di Kalimantan,” sebut Ahmad.

Baca Juga  Kepala Biro Pemkesra Ikuti Rakor OPD, Sampaikan Komitmen Dukung Program Kesejahteraan Masyarakat

Sementara menurut data yang diperoleh dari perwira petugas Syahbandar Majene Mahyuddin
menyebutkan, jumlah penumpang KM. Sabuk Nusantara 93 yang turun di Pelabuhan Passarang, Keluraahan Totoli, sebanyak 298 orang, terdiri dari dewasa 245 orang, anak 46 orang dan bayi 7 orang.

Baca Juga  Maling Beraksi di Desa Nepo, Uang Ma'ci Rp 10 Juta Ikut Raib

“Arus mudik penumpang jelang lebaran di pelabuhan Passarang  ini mengalami lonjakan,  penumpang yang datang dan berangkat hingga mencapai 100 persen dari hari biasanya. Jika sebelumnya jumlah penumpang sebanyak 190 orang lebih untuk hari ini bertambah menjadi 298, para penumpang tersebut ada yang dari Batulicin, Kota Baru dan beberapa penumpang dari pulau-pulau lainnya,” sebut Mahyuddin.(Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *