MAJENE  

Nelayan Majene Meninggal di Atas Kapal Saat Pancing Ikan di Lombok

Bunuh diri lembang
ilustrasi mayat terbujur kaku. (Foto: pixabay)

LOMBOK, Seorang nelayan, Ahmad (43) alias Kapal, asal Lingkungan Tanangan Kelurahan Pangaliali Kecamatan Banggae Kabupaten Majene meninggal di atas perahu bernama Rua Piolo/29 GT, Minggu (16/3/2025) sekira pukul 09.15 wita.

Ahmad atau yang akrab dipanggil Kapal meninggal di atas perahu di perairan selatan pulau Sumbawa saat sedang memancing ikan tuna.

Kepada wartawan, Kasi Humas Polres Lotim Nikolas Osman mengatakan, perahu yang dinahkodai Arifin, juga warga Lingkungan Tanangan Majene berangkat dari pelabuhan perikanan Labuan Lombok pada Rabu, 12 Maret 2025 lalu.

Baca Juga  Cerita Udin, 17 Tahun Buat Batu Bata di Leppe: Pakai Mesin, Pendapatan jadi Menurun

Namun naas, saat Ahmad memancing ikan di atas, dirinya tiba-tiba pingsan dengan kondisi tenggorokan mendengkur.

Kejadian itu pertama kali dilihat oleh Jaswari, rekan sesama ABK atau sawi kapal Rua Piolo.

Baca Juga  Peringati HBA Ke-64, Jajaran Kejari Majene Ziarah di TMP

Melihat kondisi itu, korban Ahmad alias Kapal, langsung dibawa ke atas Kapal dan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapat pertolongan.

“Namun dalam perjalanan, Ahmad Meninggal dunia sekitar pukul 09.15 Wita,” ujarnya.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke pihak pelabuhan Labuan Lombok.

Saat diperiksa oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan keluarga korban menolak untuk diotopsi.

Baca Juga  Kecelakaan di Tikungan Rewataa Pamboang, Calon Pengantin Rencana Hari Ini Maccanring, Meninggal

Penyebab pasti kematian korban belum diketahui, namun kuat dugaan korban meninggal karena penyakit jantung.

Menurut informasi yang dihimpun, saat ini, jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya di Tanangan dengan menggunakan kapal Perahu dan hingga berita ini tayang, jenazah belum tiba di rumah duka di Tanangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *