DAERAH  

Matangkan Perencanaan PSU 2026, Dinas Perkimtanhub Sulbar Lakukan Survey di Kabupaten Mamasa

MAMASA – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman mulai mematangkan persiapan pembangunan infrastruktur tahun anggaran 2026.

Langkah ini diawali dengan pelaksanaan pendampingan perencanaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU) di sejumlah titik di Kabupaten Mamasa, Sabtu 9 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perkimtanhub Sulbar melakukan koordinasi intensif secara kolaboratif dengan dua instansi teknis setempat, yakni Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Mamasa serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamasa.

Baca Juga  Ridwan Djafar Usulkan Gagasan Strategi Inovasi "SULBAR DIGITAL" dalam Wawancara Seleksi JPT

Upaya tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan fisik di tahun 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Mamasa. Hal ini juga merupakan implementasi dalam mewujudkan visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK), mempercepat pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Muhammad Yusuf, mengatakan bahwa atas arahan Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, melakukan langkah jemput bola melalui koordinasi lintas instansi di tingkat kabupaten sebelum turun ke lapangan.

“Hal ini penting agar perencanaan PSU tahun 2026 benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat dan tata ruang wilayah,” ujar Yusuf.

Peninjauan Lapangan dan Survey Desain

Baca Juga  Dinsos P3A dan Pemdes Sulbar Terima Kunjungan Silaturahmi Bukopin Cabang Mamuju

Setelah proses koordinasi rampung, tim teknis Dinas Perkimtanhub Sulbar bersama konsultan perencana dari CV. MIANZ INNOVATIONS CORP langsung melakukan survey design perencanaan ke lokasi-lokasi strategis yang menjadi target pembangunan pada tahun 2026.

Adapun fokus utama perencanaan kali ini adalah pembangunan sistem drainase permukiman guna meningkatkan kualitas lingkungan dan mencegah risiko banjir di pemukiman warga.

Empat lokasi yang menjadi titik survey meliputi:

  1. Desa Osango, Kecamatan Mamasa (Pembangunan Drainase Permukiman).
  2. Desa Balla Barat, Kecamatan Balla (Pembangunan Drainase Permukiman).
  3. Desa Pambe, Kecamatan Tanduk Kalua (Pembangunan Drainase Permukiman).
  4. Desa Panetean, Kecamatan Aralle (Pembangunan Drainase Permukiman dan Pelengkapnya).

Komitmen Peningkatan Kualitas Permukiman

Baca Juga  Bapenda Sulbar Duduk Bersama UPTD Pelayanan Pajak Mamuju Tengah, Finalisasi Teknis Peresmian Kantor Baru Dimatangkan

Pembangunan drainase dan sarana pendukung lainnya diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesehatan lingkungan di pelosok desa di Mamasa.

Survey detail ini mencakup pengukuran teknis dan analisis dampak lingkungan agar konstruksi yang dihasilkan nantinya memiliki daya tahan yang baik.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salatin menyampaikan, dalam pelaksanaan kegiatan tersebut pihaknya menggandeng konsultan profesional untuk memastikan desain teknis atau DED (Detail Engineering Design) yang dihasilkan akurat.

“Dengan perencanaan yang matang sejak sekarang, kita berharap pelaksanaan fisik di tahun 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Mamasa,” kata Maddareski.. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *