JAKARTA – Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat diwakili oleh Pranata Layanan Operasional Sri Bulan Febriyani mengikuti Asistensi Penggunaan Infrastruktur TIK, Virtual Meeting, dan Internet Terpusat pada Jumat 25 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara virtual meeting bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DiskominfoSS) Provinsi Sulawesi Barat.
Sri Bulan Febriyani mengikuti kegiatan tersebut di Kantor Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat di Jakarta. Asistensi ini merupakan bagian dari proses Penyusunan SPBE di Triwulan III sebagai pedoman penyelenggaraan SPBE yang terpadu, terintegrasi, efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Rencana Induk Pemerintah Digital Nasional Tahun 2025–2045 sebagai arah kebijakan transformasi digital nasional, serta dalam rangka mengimplementasikan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 8 Tahun 2026 tentang Evaluasi Kinerja Pemerintahan Digital yang menetapkan pelaksanaan evaluasi sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan Pemerintahan Digital pada Instansi Pemerintah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim DiskominfoSS Provinsi Sulawesi Barat, Azwar Anwar menjelaskan tujuan asistensi kebutuhan penggunaan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat. Pembahasan difokuskan pada pemetaan kebutuhan penggunaan fasilitas, virtual meeting, serta optimalisasi layanan internet terpusat antar OPD.
“Asistensi ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan infrastruktur TIK yang memadai, efisien, dan terstandarisasi guna mendukung kelancaran koordinasi, komunikasi, dan penyelenggaraan layanan pemerintahan digital yang terintegrasi. Hal ini juga bisa menjadi dasar indikator peningkatan kualitas layanan aparatur dan masyarakat, serta menjadi output kinerja berkelanjutan dan optimal bagi tiap OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” kata Azwar.
Secara terpisah, Kepala Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat, Gemilang Sukma, menegaskan pihaknya akan mengoptimalkan permintaan pegisian Data SPBE Triwulan III pada 2026 guna meningkatkan kualitas layanan digital dan pelayanan publik yang terintegrasi, efektif, akuntabel, dan transparan.
“Upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan data dan informasi digital melalui website serta media sosial Badan Penghubung Provinsi Sulawesi Barat,” kata Gemilang.
Langkah tersebut sejalan dengan Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Gemilang juga menyatakan, Badan Penghubung siap mendukung penguatan infrastruktur TIK, termasuk pemanfaatan virtual meeting dan internet terpusat, untuk memperlancar koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dengan pemerintah pusat di Jakarta.












