DAERAH  

TRC BPBD Sulbar Bersama Tim Gabungan Mulai Penanganan Karhutla di Desa Buana Sakti Tommo

TRC BPBD Sulbar Bersama Tim Gabungan

MAMUJU — Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat bersama tim gabungan mulai melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Buana Sakti, Kecamatan Tommo, Kabupaten Mamuju, Jumat (9/10/2026).

Penanganan ini melibatkan BPBD Kabupaten Mamuju, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Mamuju, Manggala Agni, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Provinsi Sulawesi Barat, serta aparat setempat. Sinergi lintas instansi tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan kebakaran dan mengantisipasi potensi meluasnya area terdampak.

Baca Juga  Hadiri Buka Puasa Bersama KAHMI, Plh Sekprov Sulbar Harap Sinergi dengan Pemprov

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa keterlibatan TRC BPBD Sulbar merupakan bagian dari upaya memperkuat respons penanggulangan bencana sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana.

Baca Juga  Penyempurnaan P-RKPD Sulbar 2025: Harmonisasi Program OPD dengan Visi Panca Daya SDK-JSM

Menurutnya, penanganan Karhutla memerlukan koordinasi yang solid, pembagian tugas yang jelas, serta kesiapan personel dan peralatan agar langkah operasional di lapangan dapat berjalan efektif.

“Penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang tersedia. Kami bersama BPBD Kabupaten Mamuju dan unsur terkait bergerak untuk mendukung upaya pengendalian kebakaran, mencegah perluasan api, serta melindungi masyarakat dan lingkungan,” ujar Yasir Fattah.

Baca Juga  Dukung Panca Daya, DKP Sulbar Fokuskan Pembenahan Aset dan Sinergi Kelola Kepulauan Balabalakang

Dalam pelaksanaannya, tim gabungan melakukan penanganan sesuai tugas dan kewenangan masing-masing, dengan dukungan unsur pemadam kebakaran dan pengendalian Karhutla. Koordinasi di lapangan juga diperkuat bersama aparat setempat untuk mendukung kelancaran operasi dan memperoleh informasi mengenai kondisi wilayah terdampak.

#PemprovSulbar #GubernurSulbar #GubernurSuhardiDuka #bpbdsulbar #bpbdsulawesibarat #sulbartangguh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *