Majene, Sulbar.99news.id—Pemerintah Daerah Kabupaten Majene, melalui Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil Seleksi Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) Calon Direksi Perumda Tirta Majene, yang telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan tahapan seleksi yang berlaku, setelah melalui proses berkepanjangan.
Pengumuman ini disampaikan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas Pemerintah Daerah Kabupaten Majene dalam proses seleksi Calon Direksi Perumda Tirta Mandar Majene. Selanjutnya ke tiga nama calon disampaikan ke Menteri Dalam Negeri untuk usul pertimbangan
Mu.Saleh Asad, selaku Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Majene yang juga selaku Ketua Sekretariat Pansel menyampaikan, nama ke tiga kandidat Direksi Perumda Tirta Mandar sebelumnya telah mengikuti beberapa tahapan seleksi oleh Pansel
“Ke tiga nama calon Direksi Perumda Tirta Majene yaitu, Budi Mansyur, Fadhly Anwar dan Syahrul. Selanjutnya, tiga nama yang telah ditetapkan itu akan disampaikan ke Menteri Dalam Negeri untuk bahan pertimbangan, sebagaimana yang tertuang dalam Permendagri Nomor 23 tahun 2024, tentang Organ dan Kepegawaian BUMD Air Minum,” terang Saleh, kepada wartawan, Rabu (28/1/2016)

Saleh mengatakan, pada pasal 7 ayat (1) dalam Permendagri tersebut menyebutkan, bahwa Direksi dipilih dan diangkat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kemudian pada ayat (2) secara tegas menyebutkan, sebelum menetapkan calon anggota Direksi, Kepala Daerah menyampaikan nama calon terpilih kepada Menteri Dalam Negeri.
“Hasilnya nama yang terpilih selanjutnya disampaikan melalui Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah untuk mendapat pertimbangan, aturan itulah yang kami pedomani sehingga penetapan calon Direksi Tirta Mandar Majene sampai hari belum ditetapkan, memang memakan waktu,” ungkapnya.
Lebih jauh Saleh menyampaikan, bahwa dalam tahap proses seleksi Calon Direksi Tirta Mandar Majene kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena nama calon tanpa disampaikan ke Mendagri.
“Proses tahun ini memang agak berat, karena semua dokumen, mulai dari tahapan awal penjaringan calon hingga akhir, nanti juga turut disertakan ke Mendagri sebagai bahan pertimbangan, namun Alhamdullilah proses seleksi yang kami lakukan secara terbuka dan transparan, semua dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku, kami berharap proses di Kemendagri secepatnya ada hasil,” ujarnya.(Ali)












