MAJENE  

Kejari Majene Paparkan Capaian Kinerja Selama Tahun 2023

SULBAR99NEWS.COM, MAJENE – Sepanjang tahun 2023, Kejaksaan Negeri Majene telah menyelesaikan penanganan 110 perkara di tahap  penuntutan. Hal ini disampaikan Kajari Majene Beny Siswanto saat menggelar  konferensi pers, di aula Kejaksaan Kamis, (7/12/2023). Kegiatan press release dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi sedunia pada 9 Desember 2023.

Beny Siswanto memaparkan,  capaian kinerja pihaknya selama satu tahun ini, yakni Januari hingga Desember 2023. Perkara yang telah diselesaikan diantaranya perkara kasus narkoba 69, kemudian eksekusi 95 perkara terhadap putusan hakim yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap dan kegiatan restoratif justice yang merupakan program Kejaksaan Agung sebanyak 5 perkara.  

“Untuk bidang pidana khusus pada tahun 2023 melaksanakan dua perkara yaitu,  yang pertama perkara KPU yang merupakan tunggakan tahun sebelumnya dan saat ini masih menunggu hasil perhitungan dari tim audit untuk nilai kerugian negara, perkara kedua yaitu pada bulan September lalu kami sudah menerbitkan surat perintah penyidikan dugaan korupsi pengadaan kapal pada dinas Kelautan dan Perikanan Majene. Jadi saat ini masih dalam tahap penyidikan,” paparnya.

Baca Juga  Tuntas, 237 Jemaah Haji Kloter 18 Kabupaten Majene Telah Tiba, 1 Diantaranya Meninggal Dunia

Beny juga mengungkapkan,  dari bidang pidana khusus telah melaksanakan penuntutan sebanyak 6 perkara, yang pertama perkara ADD yang sudah putus, kemudian perkara tindak pidana korupsi pada pengadaan alat laboratorium Unsulbar yang merupakan limpahan dari Kejati Sulbar,  

Kajari Majene didampingi para Kasi Kejaksaan Negeri Majene

“Sementara untuk bidang perdata dan tata usaha negara , Alhamdulillah tahun ini kita telah melakukan penyelematan dan pemulihan aset negara sebanyak 8 miliar lebih yang merupakan pemulihan aset yang dilakukan tim datun,  bekerjasama dengan pemda yaitu, menyelamatkan aset tanah yang diduduki atau dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan sebanyak 5 bidang, kami dari Kejaksaan mendapatkan piagam penghargaan dari bupati Majene,” ungkap Beny.

Baca Juga  Nelayan Majene Meninggal di Atas Kapal Saat Pancing Ikan di Lombok

Selain itu Beny juga menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan penyelamatan dan pemulihan keuangan negara melalui bantuan hukum litigasi, atau melalui persidangan yaitu untuk bantuan kredit macet pada bank BRI sebanyak 65 juta rupiah, kemudian juga melakukan pertimbangan hukum dan pendampingan hukum sebanyak 9 kegiatan, termasuk melakukan pendampingan penagihan BPJS dan juga dari Bank sebanyak 121 kegiatan.

“Selain itu kita juga melakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat yang memiliki permasalahan hukum yang datang langsung ke Kejaksaan maupun melalui medsos sebanyak 21 kegiatan, kemudian pemusnahan barang bukti perkara tahun 2023 sebanyak 245, dan juga telah mengembalikan sebanyak 88 barang bukti yang sebagian kita antarkan ke alamat masing-masing, untuk bidang intel telah melakukan penyuluhan dan penerangan hukum, baik ke sekolah, maupun ke kampus-kampus, dan kegiatan program jaksa menyapa,” tandasnya.

Baca Juga  Kwarcab Pramuka Majene Tolak Musda Pramuka Sulbar Lanjutan Di Polman

Beny menambahkan, selama tahun 2023 Kejaksaan Negeri Majene telah menerima penghargaan dua kali piagam dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, dengan predikat terbaik pertama untuk tingkat Kejaksaan di Sulawesi Barat.

“Alhamdulillah Kejaksaan Negeri Majene untuk tahun 2023 telah memperoleh piagam penghargaan predikat terbaik pertama dari Kejaksaan lainnya di Sulawesi Barat, pada peringatan hari Bhakti Adyaksa bulan kemarin Kejari Majene mendapat predikat satker berkinerja terbaik tahun 2023 dalam penegakan hukum ,” pungkasnya.(Ali).  

Editor: Indra Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *