MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Sulawesi Barat memberikan edukasi untuk menangkal hoaks atau berita bohong menjelang pilkada 2024 kepada para siswa SMA dan mahasiswa selaku pemilih pemula pada pesta demokrasi mendatang.
Acara dihadiri ketua Mafindo Sulawesi Barat, Dedy Riswan sekaligus penyelenggara kegiatan, Ketua Bawaslu Majene, Syofian Ali, Kasi Intil Kejari Majene, Muh. Zaky Mubarak, sekaligus pemateri diikuti sebanyak 100 orang lebih poeserta terdiri dari, siswa SMA, Mahasiswa dan beberapa organisasi kepemudaan lainnya, Kegiatan dilaksanakan di ruang pola kantor Bupati Majene, Sabtu (12/10/2024).
Ketua Mafindo wilayah Sulawesi Barat, Dedy Aswan kepada wartawan mengatakan, bahwa hari ini Mafindo melaksanakan program aktivasi wilayahnya yaitu cek fakta, dengan menyasar pemilih pemula untuk diedukasi bagaimana cara cek fakta yang ada di internet ataupun di sekitarnya.
“Saat ini sosial media yang banyak kami lihat itu banyak hoax yang beredar, makanya dalam program ini kami mengajak Bawaslu dan pihak Kejaksaan sebagai penegak hukumnya, untuk memberikan edukasi bahwa, hoaks itu benar-benar penting untuk dicermati, jangan sampai kita termakan hoaks karena jangan sampai kita bermasalah hukum, karena ada hukum yang mengatur tentang hoaks,” kata Dedy.

Menurut Dedy, tujuan utama dilaksanakannya kegiatan hari ini adalah bagaimana mencegah hoaks menjelang pilkada serentak tahun 2024, sehingga muncullah pemilih-pemilih pemula yang cerdas dan kritis dalam menentukan pilihannya.
“Makanya informasi bohong (Hoaks) masih jadi perhatian serius berbagai elemen jelang pilkada 2024, hoaks marak terjadi untuk menjatuhkan pasangan calon tertentu. Menjelang Pemilu 2024, berbagai elemen harus terus menyuarakan bahaya dan upaya pencegahan hoaks. Seperti yang dilakukan Masyarakat Anti Fitnah (Mafindo) Sulawesi Barat hari ini,” ujarnya.
Sementara salah seorang peserta Risma Ramadhani asal SMK Negeri 2 Majene menyambut baik dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan Mafindo wilayah Sulawaesi Barat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak penyelenggara.
”Ini cukup baik, dan kami para peserta tadi diberikan edukasi bagaimana cara cek berita yang hoaks maupun berita yang benar, apalagi saat sekarang dimasa kampanye ini banyak bermunculan kabar-kabar atau berita yang menurut saya belum tentu kebenarannya,” kata Risma.(Ali)













