DAERAH  

Internet Sulbar Digital Bantu Pembelajaran, Kadiskominfo Sulbar Tinjau SMA Negeri 1 Tabulahan

MAMASA – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memantau pemanfaatan bantuan jaringan internet yang disalurkan ke sekolah-sekolah melalui program Sulbar Digital.

Hal itu terlihat saat Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, berkunjung ke SMA 1 Tabulahan, Kabupaten Mamasa, baru-baru ini.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas internet yang diberikan pemerintah daerah benar-benar dimanfaatkan untuk menunjang proses pembelajaran di lingkungan sekolah.

Baca Juga  Dari Kendaraan hingga Laptop, Wagub Sulbar Minta Semua Aset Terdata dan Terkontrol

Ridwan menyampaikan, program Sulbar Digital merupakan bagian dari upaya Pemprov Sulbar memperluas akses internet di sektor pendidikan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi.

Menurutnya, arahan Gubernur Suhardi Duka jelas, setiap program pemerintah harus memberi dampak langsung bagi masyarakat, termasuk bagi siswa yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar.

Baca Juga  Tingkatkan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan, DPMPTSP Sulbar Ikuti Coaching Clinic SPIP-T 2026

Di sisi lain, pihak sekolah mengaku kehadiran jaringan internet dari program tersebut sangat membantu aktivitas pendidikan. Guru SMA Tabulahan Timur, Irwan, menyebut kebutuhan internet di sekolah cukup tinggi karena jumlah siswa mencapai lebih dari 200 orang.

“Alhamdulillah sangat terbantu. Dengan jumlah siswa yang cukup banyak, keberadaan jaringan internet memang sangat penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Ia juga menjelaskan, selama ini sekolah masih memiliki keterbatasan dalam kapasitas langganan jaringan. Namun ke depan pihak sekolah berencana mengalokasikan anggaran khusus agar layanan internet tetap dapat digunakan secara berkelanjutan.

Baca Juga  Kesbangpol Sulbar Tutup Seleksi Paskibraka, Enam Pelajar Lanjut ke Pusat

Selain menunjang pembelajaran daring, Irwan menilai ketersediaan jaringan internet juga membuka peluang bagi siswa untuk mengikuti berbagai kegiatan akademik berbasis digital, termasuk persiapan menghadapi Olimpiade Sains Nasional (OSN). (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *