DAERAH  

Genjot Kinerja Semester I, DiskominfoSS Sulbar Evaluasi SPBE hingga SPAN LAPOR

DiskominfoSS Sulbar Evaluasi SPBE hingga SPAN LAPOR

MAMUJU – Bidang KPM Dinas Kominfo, Persandian, dan Statistik (DiskominfoSS) Sulawesi Barat menggelar rapat membahas program kerja semester I tahun 2026 di Studio KPM, Senin, 13 Juli 2026.

Evaluasi ini difokuskan untuk mengukur sejauh mana capaian program strategis, sekaligus menyelaraskannya dengan visi misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Kepala Bidang KPM DiskominfoSS Sulbar, Dian Afrianty, menjelaskan bahwa rapat ini membedah capaian realisasi berbagai program utama. Di antaranya meliputi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), integrasi website Organisasi Perangkat Daerah (OPD), monitoring isu publik, publikasi kegiatan, kinerja Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), hingga progres penanganan aduan melalui SPAN LAPOR.

Baca Juga  Kesbangpol Sulbar Tutup Seleksi Paskibraka, Enam Pelajar Lanjut ke Pusat

“Materi-materi tersebut dievaluasi secara menyeluruh untuk melihat sejauh mana efektivitasnya dalam pelayanan informasi publik dan digitalisasi birokrasi selama enam bulan terakhir,” kata Dian.

Dia pun mengaku beberapa catatan makasih menjadi rekomendasi kedepan, terutama menyangkut optimalisasi peran PPID.

Baca Juga  Dinsos Sulbar Fasilitasi Pemulangan ODGJ Asal Jawa Tengah, Usai Dirawat di Poliklinik Jiwa RSUD Andi Depu Polman

Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menekankan bahwa Bidang KPM memiliki tanggung jawab besar, khususnya dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi.

Baca Juga  Buka Pencak Silat Sulbar Championship 2026, Bau Akram Dai : Komitmen Gubernur Perkuat Pembinaan Atlet dan Prestasi Daerah

Ridwan juga menekankan pentingnya penguatan sinergi dengan OPD lain guna mewujudkan program ‘Panca Daya’ Gubernur. Mulai dari internal Dinas Kominfo sendiri, hubungan antar-OPD, hingga komunikasi yang baik dengan pemerintah kabupaten (Pemkab).

“Kita tidak bisa jalan sendiri sendiri, diperlukan kerjasama agar target-target pembangunan yang lebih cepat terealisasi, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintah,” ungkapnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *