KPU-Bawaslu Diminta Waspadai Pemilh Tambahan Dari Luar Majene

Penggiat Anti Korupsi NCW, Anwar Hakim

MAJENE, SULBAR99NEWS.ID— KPU bersama Bawaslu, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat diminta agar mewaspadai penambahan pemilih tambahan yang berasal dari luar wilayah Kabupaten Majene pada saat pelaksanaan pilkada pada November 2024 mendatang.

Hal ini disampaikan salah satu pemerhati Pilkada Serentak, Anwar Hakim. Menurutnya pihak KPU bersama Bawaslu harus mewaspadai terkait dengan potensi penambahan jumlah pemilih tambahan di salah satu wilayah tertentu.

“Jangan sampai ada warga yang secara tiba-tiba sengaja pindah penduduk hanya karena untuk membantu salah satu paslon, apalagi saya dapat informasi banyak warga dari luar daerah yang pindah penduduk dengan alasan dating bekerja di Majene,” ujar Anwar, Minggu

Baca Juga  Dikawal Pendukung dan Simpatisan, Pasangan AST-ARB Resmi Mendaftar ke KPU

Kepada Bawaslu, Anwar Hakim juga mempertanyakan proses penanganan terhadap lima  kepala Desa yang ditengarai melakukan pelanggaran pemilu yang sampai saat ini belum ada kejelasannya.

“Kita berharap, pihak Bawaslu betul-betul bekerja dengan serius,menangani persoalan lima kepala Desa, dan sejumlah persoalan lainnya jangan sampai berlalu begitu saja tidak ada penyelesaiannya, kami minta Bawaslu harus tegas dan jangan pandang bulu,” sebut Anwar.

Baca Juga  Pengundian Nomor Urut Pilkada Majene: AMANAH No 1, AST-Rita No 2

Anwar juga menyinggung adanya dugaan penggunaan kendaraan dinas yang digunakan oleh salah satu pasangan calon untuk kepentikan pilkada Majene,”Jangan hanya pejabat bupati itu mengapresiasi, sekarang itu barang seharusnya sudah dieksekusi, supaya jadi pelajaran kalau kita menghargai negara ini negara hukum yang  transparan dan adil,” pungkasnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *