MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Usai pelaksanaan proses pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Sejumlah Panitia Pemungutan Suara (PPS) mulai melakukan pengembalian kotak suara beserta logistik lainnya ke Kecamatan.
Hasil pantauan pengembalian kota suara, di salah satu Desa di Kecamatan Ulumanda saat petugas gabungan mendistribusikan logistik harus melewati medan yang sulit, dan licin menggunakan kendaraan khusus, mereka melewati akses jalan yang berlumpur, bahkan naik turun bukit dan berliku di tengah gelapnya malam.
“Bahkan beberapa kali rombongan kami terpaksa berhenti sejenak untuk membenahi jalan yang berlumpur dan licin, agar bisa dilewati saat distribusi logistik dari kantor desa menuju kantor kecamatan Ulumanda. Alhamduli akhirnya kami tiba juga, setelah beberapa jam menempuh perjalanan hingga larut malam,” kata Bayu Dirgantara, anggota Polres Majene.

Sementara warga lainnya, Ahmad sedikit menyoroti akses jalur yang rusak berat dan berlumpur, padahal kata Ahmad, kondisi jalan tersebut sudah lama diusulkan perbaikan oleh warga setempat, namun hingga kini belum juga mendapat perhatian pemerintah.
“Ironisnya, ini pemilu setiap lima tahun dilaksanakan, dan setiap melakukan pendistribusian logistic kondisi jalan tetap begitu saja, inilah nanti yang harus mendapat perhatian dari bupati yang terpilih, jangan dulu mementingkan pendukungnya, perhatikan dulu masyarakatnya,” ucap Ahmad.
Sementara itu ditempat terpisah, Anggota KPU kabupaten Majene, Syukri mengatakan, bahwa seluruh logistik Pilkada serentak 2024 telah tiba di sekretariat Panitia Pemilihan Kecamatan atau PPK.
“Rekapitulasi perhitungan suara tingkat kecamatan dimulai pada 29 November 2024 di seluruh kecamatan. Seluruh persiapan jelang rekapitulasi telah dilakukan KPU Majene, kami juga mengimbau warga untuk berperan aktif dalam menyukseskan pilkada serentak 2024 pasca pencoblosan,” ujar Syukri(Ali)








