PALU – Duka mendalam menyelimuti warga Kota Palu setelah insiden tragis serangan buaya di Pantai Talise, Kamis pagi (27/3/2025). Korban yang sempat diseret ke tengah laut akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa oleh tim SAR gabungan pada siang hari.
Seorang karyawan swasta , KW (51) tewas setelah dirinya diseret buaya saat sedang berenang di pantai Talise Kota Palu, pagi ini.
Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, termasuk rekan kerja korban. Dalam unggahan di media sosial, seorang pengguna bernama Marini Rini menuliskan kesedihannya setelah mengetahui bahwa korban adalah suami dari temannya di kantor. “Ya Allah, ternyata korban adalah suaminya teman di kantor. Yang sabar ya, Nake Pongsitanan Wiratno,” tulisnya dengan penuh haru.
Peristiwa memilukan ini terjadi sekitar pukul 07.00 WITA di Kampung Nelayan, Pantai Talise. Korban yang tengah beraktivitas di pesisir mendadak diserang dan diseret ke tengah laut oleh seekor buaya. Warga yang melihat kejadian tersebut sempat berupaya menolong, tetapi buaya bergerak terlalu cepat.
Proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, pemadam kebakaran, dan kepolisian. Setelah beberapa jam penyisiran, jasad korban akhirnya ditemukan dan segera dievakuasi ke daratan. Video evakuasi yang diabadikan oleh Sint Laurensia Wolo, Eva, dan Warkop Nusa Indah 17 menggambarkan suasana haru dan duka yang mendalam di lokasi kejadian.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di wilayah pesisir yang rawan kemunculan buaya. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan perlunya kewaspadaan dan langkah mitigasi untuk mencegah insiden serupa di masa depan.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. (Net)













