DAERAH  

Pusdalops BPBD Sulbar Koordinasikan Dampak Angin Kencang di Pesisir Kota Polewali

Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui pusdalops melakukan koordinasi dengan pusdalops BPBD Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terkait kejadian angin kencang yang menerjang wilayah pesisir Kota Polewali pada Senin, 13 Oktober 2025.

Berdasarkan laporan pusdalops bpbd polman Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, serta pohon tumbang di beberapa titik di sekitar pesisir pantai. BPBD Sulbar menilai perlu dilakukan koordinatif untuk memastikan penanganan berjalan optimal.

Baca Juga  61 Peserta Ikuti Audisi Calon Kafilah MTQ Nasional KORPRI VII 2024 Perwakilan Sulbar

Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan BPBD Polman, untuk melakukan asesmen dampak dan kebutuhan darurat masyarakat terdampak.

Baca Juga  Biro Organisasi Setda Sulbar Dampingi Penyusunan Peta Proses Bisnis dan SOP di DKP

“Kami akan berkoordinasi dengan BPBD Polman untuk memastikan kebutuhan warga terdampak dan langkah mitigasi lanjutan dilakukan. Ini juga menjadi perhatian kami agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi,” ujar Yasir Fattah, Rabu 15 Oktober 2025.

Ia menambahkan, langkah koordinasi ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya respons cepat terhadap kejadian bencana serta peningkatan kesiapsiagaan daerah menghadapi cuaca ekstrem.

Baca Juga  Wagub Sulbar Ajak Perawat Aktif Tangani Stunting dan Kemiskinan

BPBD Sulbar juga mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu memperhatikan informasi cuaca dari BMKG dan segera melapor kepada pemerintah setempat atau petugas BPBD jika terjadi kondisi berisiko. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *