Majene – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika (Himapedka) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) sukses selenggarakan seminar keagamaan bertajuk “Healing Spiritual di Bulan Ramadhan: Menguatkan Iman, Menyehatkan Jiwa, dan Membentuk Generasi Berakhlak Mulia di Tengah Tantangan Era Digital”. Kegiatan ini berlangsung di Aula Theater Unsulbar pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Seminar yang diinisiasi oleh Divisi Keagamaan Himapedka ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan ketahanan mental dan spiritual. Fokus utamanya adalah memberikan benteng bagi generasi muda dalam menghadapi arus informasi yang sangat cepat di era digital.
Acara ini menghadirkan satu pemateri utama, yakni Al Ustadz Abu Royyan Hafidzullah, yang merupakan Mudir Ma’had Ibnu Mas’ud Polewali Mandar (Polman). Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pembentukan akhlak mulia dan kedekatan diri kepada Allah SWT sebagai filter terhadap pengaruh buruk dunia digital.
Ketua Panitia, Karmini, menjelaskan bahwa kondisi Generasi Z (Gen Z) saat ini menjadi latar belakang kuat pelaksanaan seminar ini. Menurutnya, Gen Z hidup di tengah kepungan informasi masif, baik fakta maupun hoaks, sehingga diperlukan konsep “healing spiritual” untuk menguatkan iman dan menjaga kesehatan jiwa.
”Melalui seminar ini, kami menargetkan agar mahasiswa mampu menyaring pengaruh buruk dari dunia digital dan lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta Allah SWT,” ujar Karmini.
Meskipun panitia menargetkan kehadiran 70 peserta, kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras dan angin kencang pada pagi hari menyebabkan jumlah kehadiran berkisar antara 40 hingga 50 orang.
Karmini juga mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertama HIMAPEDKA berhasil melaksanakan kegiatan keagamaan serupa setelah sebelumnya sempat terkendala oleh anggaran dan waktu.
”Kami berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, meskipun hal tersebut akan bergantung pada kebijakan kepengurusan berikutnya,” tambah Karmini.
Sebagai penutup, ia berharap seluruh ilmu yang didapatkan peserta dapat terus menguatkan iman dalam kehidupan sehari-hari.













