MAMUJU – Langkah strategis nasional dalam mengeksplorasi potensi Minyak dan Gas Bumi (Migas) di perairan Mamuju resmi dimulai.
Bupati Mamuju, Dr. Hj. Sitti Sutinah Suhardi, S.H., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan Sosialisasi Akuisisi Seismik 3D Kandawulo yang dilakukan oleh PT Pertamina melalui Unit Pertamina Hulu Energi (PHE).
Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Kerja Bupati Mamuju pada Rabu (22/4/2026), dihadiri oleh jajaran Forkopimda dan lintas sektor terkait.
Potensi Fiskal dan Kesejahteraan Daerah
Kabupaten Mamuju diyakini memiliki cadangan migas yang sangat menjanjikan.
Eksplorasi ini diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru yang akan memperkuat fiskal daerah.
”Kami menyadari bahwa sektor migas adalah kunci masa depan pembangunan Mamuju.
Peningkatan pendapatan daerah dari sektor ini nantinya harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Bupati.
Bupati: Kepentingan Nelayan Tidak Boleh Terpinggirkan
Meski mendukung penuh investasi, Bupati Sutinah memberikan catatan keras terkait dampak teknis di lapangan, khususnya potensi gangguan pada alat bantu tangkap (rumpon) milik nelayan di area survei.
Beliau menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat kecil tidak dirugikan.
”Prinsip kita tegas: Bukan lagi ganti rugi, melainkan ganti untung.
Kompensasi bagi nelayan dan pemilik rumpon harus lebih manusiawi dan berkeadilan. Ini adalah bentuk komitmen kita untuk mengangkat derajat dan martabat nelayan lokal agar penghidupan mereka tetap terjaga selama proses survei berlangsung,” tegas Bupati.
Komitmen Pertamina
Koordinator Tim Delegasi PT. Pertamina Pusa. Fiad, menjelaskan bahwa proyek ini adalah bagian vital dari ketahanan energi nasional yang tetap mengedepankan regulasi lingkungan dan sosial.
Senada dengan hal tersebut, Humas PT Pertamina (Unit PHE), Novian, menekankan pentingnya pendekatan persuasif. Ia meyakinkan bahwa dampak fisik dari survei ini akan diminimalisir.
“Kami datang dengan niat baik dan komitmen untuk menjaga hubungan baik dengan warga.
Kami akan mengedepankan dialog terbuka sebelum kegiatan teknis dimulai,” pungkas Novian.
Sinergi Lintas Sektor dan Langkah Nyata
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran lengkap Forkopimda Kabupaten dan Provinsi, termasuk Sekda Mamuju, Dandim 1418, Kapolresta, Danlanal, serta para kepala dinas lintas sektor.
Kehadiran para pimpinan instansi ini menunjukkan soliditas dalam mengawal proyek strategis nasional di tanah Manakarra.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama Pertamina akan segera melakukan sosialisasi langsung terhadap nelayan tingkat kecamatan di wilayah Mamuju dan Bala-Balakang.
Sosialisasi ini bertujuan memastikan proses administrasi kompensasi berjalan transparan, tepat sasaran, dan selesai sebelum kegiatan di laut dilaksanakan.













