MAMUJU, Olahraga domino telah bertransformasi dari permainan biasa menjadi cabang olahraga yang terstruktur dan berprestasi. Saat ini, Olahraga Domino sangat pesat perkembanganya, termasuk di provinsi Sulawesi Barat. Permainan ini juga sudah terwadahi ke dalam organisasi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI), di bawah naungan KONI.
Event berskala nasional pekan depan rencananya kembali di helat di Kota Mamuju, setelah tahun 2024 lalu sukses menggelar ‘Open Tournament Celebes-Borneo’, kini di awal tahun 2025, pemprov Sulbar bersama dengan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (Pordi) Sulbar dan Pordi Mamuju rencananya akan kembali menggelar event yang berskala nasional yakni. Open Tournament ‘Visit to Sulbar 2025’ yang akan digelar di Mall Maleo Town Square (Mall Matos), Mamuju pada tanggal 24 sampai 26 Januari 2025 mendatang
Ketua panitia sekaligus Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin DM menyampaikan kesiapan Panitia sangat baik. Kegiatan ini bukan sekedar Turnamen biasa, tapi juga untuk memperkenalkan Sulbar, termasuk potensi wisata alam Sulawesi Barat. Iven ini juga melibatkan dan membantu pengembangan UMKM di Sulawesi barat dengan pelibatan pelaku usaha pada saat kegiatan berlangsung.
“Dengan banyaknya peserta dari luar daerah yang akan datang, ada perputaran ekonomi, juga diharapkan dapat meningkatkan okupansi hunian hotel serta dapat Menekan inflasi daerah,” Kata Safaruddin kepada wartawan. Senin, (13/1/2025).
Sebentara. Muhammad Yusuf Ketua Komando 11 Manakarra Sulbar, salah satu Gardu dibawa pembinaan Pordi Mamuju, ditemui di Markas Komando Cafe 11, menyambut baik Open Tournament Domino ‘Visit to Sulbar 2025’ yang akan dihelat di kota Mamuju.
Dirinya memberikan apresiasi dan sekaligus menyatakan dukungan dan kesiapan atlit atlit Komando mengikuti laga asah otak tersebut.
“Saat ini kami rutin latihan bersama, menyambut event bergengsi ini. Tahun lalu kan atlit kami di posisi ke 2, tentunya kami harus kembali menargetkan juara. Minimal dipertahankan,” ujar Yusuf, camat Sampaga sambil tersenyum seraya berharap jangan semua piala diboyong atlit provinsi lain.
Ketua Komando mengajak semua warga Mamuju menyukseskan even dan welcome, bersikap ramah kepada atlit yang akan ikut turnamen tersebut. “Perkenalkan Sulawesi Barat/ Mandar. Kita Tonjolkan budaya Malaqbi kepada tamu tamu kita,” tandasnya.
Konfirmasi Panpel kepada Asrul Sekretaris Pordi Mamuju menyampaikan, sampai dengan hari ini tanggal 13 Januari 2025 atau tujuh hari sebelum tutup pendaftaran, sudah ada ratusan peserta dari tujuh (7) provinsi yang mendaftar untuk ikut ambil bagian dari kegiatan ini, diantaranya, Sulbar, Sulsel, Sulteng, Kaltim, Kalsel, Jatim, Sultra, dan DKI jakarta.
“Ayo daftarki..! Total hadiah yang akan diperebutkan dalam turnamen ini sebesar 100 juta rupiah, ” Tutupnya.













