Majene, Sulbar.99news.id—Proyek pembangunan perumahan Mes Dosen Unsulbar yang terletak di Kelurahan Tande Timur, Kecamatn Banggae Timur, Majene, Sulawesi Barat dinilai mubazir. Bangunan yang didirikan pada tahun 2012 lalu hingga kini belum dimanfaatkan Unsulbar.
Bangunan yang menggunakan uang rakyat, tahun anggara 2012 tersebut dianggarkan melalui dana APBD Provinsi Sulawesi Barat senilai Rp 897 juta, selain itu bangunan tersebut dibangun di atas lahan yang bersengketa.
Temuan di lapangan gedung yang rencananya diperuntukkan untuk perumahan Dosen Unsulbar saat ini terlihat dimamfaatkan warga setempat, dan sebagaian sudah tak terwat lagi. Menurut salah seorang warga setempat, gedung itu sejak dibangun pada tahun 2012 lalu hingga kini belum pernah dimamfaatkan bahkan sebagian bangunan belum rampung, sebagaian dimamfaatkan warga setempat.
“Sangat disayangkan bangunan itu kalau tidak digunakan, artinya terkesan mubazir, inilah kalau tidak ada perencanaan yang matang, sehingga bangunan terlantar, ini namanya yang penting ada proyek dan anggaran terlaksana,”ujar salah seorang warga setempat Yunus, Senin (4/5/2026).
Salam juga mengatakan, Pembangunan dua unit gedung yang diperuntukkan perumahan Dosen Unsulbar dengan anggaran ratusan juta rupiah ternyata juga dibangun di atas lahan bersengketa. Salam juga berharap APH segera melakukan penyelidikan karena bangunan menggunakan uang negara.
“Lokasinya juga ternyata diklaim milik warga, bukan milik Pemerintah Provinsi, ini juga yang menjadi salah satu faktor terbengkalainya bangunan, bahkan pemiliknya mengaku memiliki sertifikat,” kata Salam.(Ali)













