DAERAH  

BPBD Sulbar Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026, Tingkatkan Efektivitas Program Penanggulangan Bencana

BPBD Sulbar Evaluasi Kinerja Triwulan II 2026

MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat internal evaluasi kinerja Triwulan II Tahun 2026 di Ruang Rapat Pusdalops BPBD Sulbar, Rabu 17 Juni 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, dan dihadiri Sekretaris BPBD Sulbar, kepala bidang, pejabat fungsional, serta jajaran staf terkait, untuk mengevaluasi capaian program dan kegiatan yang telah dilaksanakan selama periode April hingga Juni 2026.

Baca Juga  Kafilah Sulbar Ahmad Farid Tampil Apik di Cabang Hafalan 500 Hadist STQH Nasional 2025

Evaluasi dilakukan untuk mengukur efektivitas pelaksanaan program kerja, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelayanan dan penyelenggaraan penanggulangan bencana di Sulawesi Barat.

Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan yang efektif, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Baca Juga  Anggota DPRD Sulbar Haluddin dan Sekwan Arianto Hadiri Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027

Rapat dilaksanakan melalui pemaparan capaian kinerja masing-masing bidang, pembahasan progres pelaksanaan kegiatan, evaluasi realisasi anggaran, serta diskusi terkait strategi percepatan program prioritas yang akan dilaksanakan pada semester kedua tahun 2026.

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah menegaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Dua Dekade Sulbar, Amujib Beberkan Sejumlah Event September Ceria

“Evaluasi ini bertujuan menilai capaian pelaksanaan program, kegiatan, serta realisasi target kinerja BPBD Sulawesi Barat. Hasil evaluasi menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program ke depan,” kata Yasir Fattah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *