DAERAH  

Jadi Daya Tarik di Area Anjungan Terpadu TMII, Anjungan Daerah Sulawesi Barat Dikunjungi Wisatawan Jepang

Anjungan Daerah Sulawesi Barat Dikunjungi Wisatawan Jepang

JAKARTA– Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat menjadi salah satu destinasi favorit bagi masyarakat lokal dan wisatawan asing di Area Anjungan Terpadu Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu 26 September 2026. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya pengenalan potensi dan keindahan seni dan budaya daerah Provinsi Sulawesi Barat kepada masyarakat luas.

Dalam kunjungan tersebut, para pengunjung wisatawan Jepang mendapatkan penjelasan umum mengenai display koleksi budaya serta landscape arsitektur tradisional yang menjadi ciri khas Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, para pengunjung juga diwajibkan mengisi formulir melalui Barcode Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).

Baca Juga  Regu 4 Posko Siaga Darurat BPBD Sulbar Pangkas Pohon di Area Posko untuk Keselamatan

Wisatawan Jepang, Haruka menyampaikan apresiasinya. Ia mengaku senang dan antusias bisa berkunjung bersama keluarga ke Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, anjungan ini memberikan pengalaman edukasi budaya yang berbeda dan sangat informatif.

“Saya senang bisa banyak bertanya mengenai rumah adat, tari tradisional, alat musik, lagu daerah, senjata tradisional, pakaian adat, tenun Ikat Sekomandi, serta flora dan fauna khas Sulawesi Barat. Kami diperkenankan mencoba memainkan alat musik tradisional seperti calong, keke dan kecapi Mandar, jadi lebih interaktif, dan bangunan rumah tradisionalnya seperti di Negara kami Jepang, rumah tradisional dari kayu yang berkualitas bagus sekali,” ujar Haruka.

“Ternyata Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat juga menyediakan program Diklat Tari dan Musik gratis bagi masyarakat umum. Ini sangat bagus untuk melestarikan budaya agar generasi muda tidak melupakan budaya sendiri,” imbuhnya.

Baca Juga  Sekretariat DPRD Sulbar Terima Unjuk Rasa Aliansi Masyarakat Gentungan Raya

Menanggapi hal tersebut, Kasubid Promosi, Informasi dan Investasi Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Nurul Farasmy, menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan edukasi budaya dari masyarakat lokal dan wisatawan asing menjadi bagian strategis dari pelayanan publik Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat.

“Kunjungan dari masyarakat lokal dan wisatawan asing ini sangat penting untuk memperkenalkan secara langsung kekayaan seni dan budaya Provinsi Sulawesi Barat yang sangat beragam,” kata Nurul.

Ia menekankan, penguatan pemahaman terhadap budaya sendiri yang sarat nilai sejarah dan filosofis menjadi kunci dalam membangun kecintaan terhadap budaya bangsa sebagai fondasi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga  Percepat Sertifikasi Aset, Perkimtanhub Sulbar Koordinasi dengan Kanwil Pertanahan

“Hal ini selaras dengan Program Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Bapak Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas,” ungkapnya.

Kehadiran Anjungan Daerah Provinsi Sulawesi Barat diharapkan dapat terus menjadi pusat informasi, edukasi, dan promosi seni dan budaya bagi masyarakat, wisatawan mancanegara sekaligus menjadi ruang belajar dan ruang promosi Seni dan Budaya yang nyaman bagi keluarga untuk mengenal lebih dekat keberagaman budaya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *