DAERAH  

DKPPKB Sulbar Dorong Integrasi Program dan Dukungan Lintas Sektor untuk Tingkatkan Capaian CKG Pasangkayu

DKPPKB Sulbar

PPASANGKAYU – Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu bersama DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat melakukan evaluasi pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) guna mengidentifikasi berbagai kendala dan peluang percepatan capaian program di seluruh puskesmas. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Mutiara Pasangkayu, Rabu 24 Juni 2026.

Pertemuan yang dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu, drg. Rukman, seluruh kepala puskesmas, dan penanggung jawab CKG ini membahas sejumlah tantangan pelaksanaan program, mulai dari integrasi layanan, dukungan lintas sektor, hingga penguatan sistem pelaporan.

Baca Juga  Tagline Majene Bangkit Bersinar, Dalif Arsyad Siap Maju Pilkada Majene

Kegiatan ini sejalan dengan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka serta mendukung Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Republik Indonesia di bidang kesehatan.

Hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat puskesmas yang belum mengintegrasikan CKG dengan program kesehatan lainnya, keterbatasan dukungan lintas sektor, serta pelaksanaan CKG sekolah yang masih menunggu dimulainya tahun ajaran baru. Selain itu, penguatan sistem akun dan penginputan data menjadi perhatian untuk meningkatkan kualitas pelaporan program.

Baca Juga  Malam Kenal Pamit Kapolda Sulbar: Gubernur Suhardi Duka Harap Irjen Pol Adi Geriyan bisa Bawa Sulbar ke Arah yang Lebih Baik

Dalam pemaparannya, Wahida, Fungsional Ahli Madya DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, menekankan bahwa keberhasilan CKG memerlukan kolaborasi seluruh program dan dukungan aktif lintas sektor hingga tingkat desa dan sekolah.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa CKG harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

“Keberhasilan Program Cek Kesehatan Gratis tidak hanya ditentukan oleh tenaga kesehatan, tetapi juga dukungan pemerintah daerah, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat. Karena itu, integrasi program dan penguatan koordinasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat capaian pelayanan kesehatan masyarakat,” tegas dr. Nursyamsi.

Baca Juga  Perkuat Komitmen Intervensi Pasti Padu, Dinkes Sulbar Salurkan Susu Balita di Puskesmas Pamboang

Ia menambahkan, monitoring rutin, pemanfaatan data, dan penguatan komitmen seluruh puskesmas akan menjadi faktor penting dalam mencapai target CKG di Kabupaten Pasangkayu.

Melalui evaluasi ini, DKPPKB Sulbar berharap seluruh rekomendasi yang dihasilkan dapat segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat Pasangkayu memperoleh akses yang lebih luas terhadap layanan deteksi dini dan pemeriksaan kesehatan gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *