DAERAH  

Komitmen Tingkatkan Pelayanan, DKPPKB Sulbar Matangkan Inovasi Daerah Bersama Tim Pendamping Bapperida

DKPPKB Sulbar Bersama Tim Pendamping Bapperida

MAMUJU– Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat pengembangan inovasi daerah sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Upaya tersebut dilakukan melalui pertemuan bersama Tim Pendamping Inovasi Daerah Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, yang berlangsung di Kantor DKPPKB Sulbar, Selasa 14 Juli 2026.

Tim pendamping inovasi dari Bapperida Sulawesi Barat, Sholihin diterima oleh Plt. Kasubag Keuangan dan Aset DKPPKB Sulbar, Rendi Rivaldi, bersama jajaran tim teknis. Pertemuan difokuskan pada pendampingan penyempurnaan dokumen inovasi daerah, penguatan substansi inovasi, serta strategi pemenuhan indikator penilaian inovasi sesuai ketentuan nasional.

Baca Juga  Bapperida Sulbar Hadiri Population and Development Forum: Teguhkan Komitmen Integrasi Isu Kependudukan Menuju Indonesia Emas 2045

Kegiatan ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka yang mendorong setiap perangkat daerah untuk menghadirkan inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pencapaian target pembangunan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, untuk mewujudkan Visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”.

Baca Juga  Badan Penghubung Sulbar Hadiri Pesona Budaya Kabupaten Sleman 2026, Tegaskan Budaya sebagai Pondasi Pembangunan

Dalam pertemuan tersebut, tim Bapperida memberikan berbagai masukan terkait penguatan aspek kebaruan inovasi, keberlanjutan program, dampak terhadap masyarakat, serta dokumentasi implementasi yang menjadi komponen penting dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah. Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas inovasi yang dikembangkan DKPPKB Sulbar sehingga mampu menjadi praktik baik dalam pelayanan kesehatan dan pembangunan kependudukan.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyampaikan bahwa inovasi merupakan instrumen penting dalam menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  "Pelayanan Harus Sederhana dan Cepat": Arahan Gubernur Sulbar ke Dinkes P2KB dan Seluruh ASN di 2026

“Kami berkomitmen terus mengembangkan inovasi yang tidak hanya memenuhi indikator penilaian, tetapi benar-benar memberikan solusi terhadap berbagai tantangan pembangunan kesehatan, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana di Sulawesi Barat. Pendampingan dari Bapperida menjadi bagian penting untuk memastikan inovasi yang kami bangun semakin berkualitas dan berkelanjutan,” ujar dr. Nursyamsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *