DAERAH  

Wujudkan Lansia Sehat dan Mandiri, DKPPKB Sulbar-BBPK Gelar Pelatihan Kesehatan Lanjut Usia dan Geriatri melalui Dukungan SOPHI

DKPPKB Sulbar-BBPK Gelar Pelatihan Kesehatan Lanjut Usia dan Geriatri melalui Dukungan SOPHI

MAMUJU – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat menjalin kerja sama strategis dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar.

Melalui dukungan proyek Strengthening of Primary Healthcare in Indonesia (SOPHI) Tahun Anggaran 2026, kedua instansi menyelenggarakan Pelatihan Pelayanan Kesehatan Lanjut Usia dan Geriatri bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di FKTP. Pelatihan ini dilaksanakan secara Blended Learning pada 22–29 September 2026 di Hotel Grand Maleo, Kabupaten Mamuju.

Langkah tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka, untuk mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

Baca Juga  Pemkesra Sulbar Terus Membangun Kolaborasi Berbagai Instansi, Demi Kemajuan Layanan

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menyatakan bahwa Indonesia telah memasuki fase Ageing Population dengan proporsi populasi lansia yang terus meningkat. Kondisi ini menuntut kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP) sebagai garda terdepan.

“Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di lini terdepan seperti puskesmas menjadi sangat krusial. Puskesmas diharapkan tidak hanya melayani pengobatan, tetapi lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif agar kelompok pra-lansia dan lansia di Sulawesi Barat tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif secara sosial maupun ekonomi,” ungkap dr. Nursyamsi.

Baca Juga  Dari Bandung ke Sulbar: Kisah 3 Warga yang Nyaris Jadi Korban Perdagangan Manusia

Ia menambahkan, pelatihan ini memberikan penguatan kapasitas komprehensif bagi dokter, perawat, dan pengelola program di puskesmas, mencakup berbagai kompetensi teknis seperti:

  • Penerapan ICOPE (Integrated Care for Older People): Pendekatan integratif dari WHO untuk memantau penurunan kapasitas fisik dan mental pada lansia.
  • Pengelolaan 6 Domain Kapasitas Intrinsik: Penanganan gangguan kognitif, mobilitas, nutrisi, penglihatan, pendengaran, dan kapasitas psikologis.
  • Pelayanan Geriatri dan Kesehatan Jiwa: Penanganan penyakit tidak menular (hipertensi, diabetes, demensia) serta rehabilitasi medik dan latihan fisik yang aman bagi lansia.
  • Perawatan Terpadu di Rumah (Home Care): Bimbingan bagi caregiver (pendamping lansia) serta penyusunan rencana asuhan individual.
Baca Juga  Pesan Penting di Balik Kunjungan Kesbangpol ke PDIP Sulbar

Kegiatan yang diikuti oleh para tenaga medis dan tenaga kesehatan dari berbagai puskesmas di Sulawesi Barat ini juga dilengkapi dengan sesi Diskusi, Simulasi, dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ke puskesmas percontohan.

Melalui penguatan kapasitas terpadu ini, DKPPKB Sulbar berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kesehatan lansia yang santun, berkualitas, dan merata demi mewujudkan masyarakat Sulawesi Barat yang lebih sehat, bermartabat, maju, dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *