DAERAH  

Banyak OPD Tak Hadir Apel Virtual, Sekda Junda Ingatkan Target 2030: Kalau Mesin Birokrasi Kurang Bagus, Semua Ambisi Hanya Mimpi

Sekda Junda

MAMUJU– Banyak ASN Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak hadir atau hadir tanpa kepala dinasnya dalam apel virtual lingkup Pemprov Sulbar, Senin 6 Juli 2026.

Sekretaris Daerah Junda Maulana yang memimpin apel mewakili Gubernur Suhardi Duka (SDK) langsung menyinggung hal itu.

Menurutnya, apel virtual di Senin pertama setiap bulan sudah menjadi kesepakatan yang tidak perlu diingatkan lagi, dan ia berencana mengingatkan OPD lebih dini agar tidak ada yang terlambat.

Baca Juga  Kejar Tuntas LKPD 2025, BPKAD Sulbar Dampingi OPD Input Jurnal Penyusutan di SIPD

Junda juga memerintahkan para asisten dan staf ahli untuk melakukan sidak mendadak ke OPD bisa pagi atau siang, tanpa jadwal tetap untuk mengecek kedisiplinan jam kerja.

“Kalau pimpinan terus-menerus bicara soal absensi, kedisiplinan, dan seragam, tidak pernah sampai ke substansi tugas. Habis energi. Itu tidak boleh,” tegasnya.

Di bagian lain arahannya, Junda memaparkan sejumlah target pembangunan Sulbar 2030 yang masih jauh dari kondisi saat ini. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 8% sementara posisi sekarang baru 5,3%.

Baca Juga  Sulbar Susun Peta Kerawanan Pangan, Perkuat Ketahanan Pangan sesuai Visi Misi SDK-JSM

Kemiskinan ditargetkan turun ke 5–6%, dari posisi saat ini 10,1% artinya perlu penurunan sekitar 1% per tahun.

Prevalensi stunting ditargetkan turun ke 20% dari posisi saat ini 35%, dan sekitar 30 ribu anak yang saat ini tidak bersekolah harus mendapat akses pendidikan.

“Siapa yang memikirkan? Siapa yang melaksanakan? Kita semua,” ujarnya, menegaskan bahwa seluruh ASN adalah mesin birokrasi yang menjalankan kebijakan kepala daerah.

Baca Juga  Arahan Keras Gubernur Sulbar di 2026: "Tinggalkan Kerja Pola Lama, Bekerja Cerdas!"

“Kalau mesinnya kurang bagus, maka tugasnya tidak berjalan bagus. Kalau tugasnya tidak berjalan bagus, maka tujuannya tidak tercapai.”

Ia juga mengingatkan bahwa sudah melewati pertengahan tahun anggaran. “Tolong teman-teman OPD, manfaatkan dana yang sedikit itu untuk bisa dilaksanakan programnya dengan cara yang sebaik-baiknya. Uang yang sedikit itu harus bisa dirasakan oleh masyarakat kita,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *