DAERAH  

CKG di SMK Rangas, Promkes DKPPKB Sulbar Dorong Siswa Peduli Kesehatan Sejak Dini

CKG di SMK Rangas, Promkes DKPPKB Sulbar Dorong Siswa Peduli Kesehatan Sejak Dini

MAMUJU – Tim Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat hadir dalam pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan Puskesmas Rangas di SMK Rangas, Mamuju, Selasa (6/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 900 siswa sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran kesehatan di lingkungan sekolah.

Kehadiran Tim Promosi Kesehatan DKPPKB Sulbar tidak hanya untuk memantau pelaksanaan pemeriksaan, tetapi juga memperkuat edukasi kepada siswa mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Siswa didorong untuk tidak menunggu sakit terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi kesehatannya.

Baca Juga  Relokasi Korban Gempa Dusun Aholeang, Disperkim Sulbar Koordinasi ke Pemkab Majene

Melalui CKG, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga mencakup skrining kesehatan mental, status gizi, kesehatan indera, serta deteksi berbagai masalah kesehatan. Hasil pemeriksaan dapat menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan dalam menentukan tindak lanjut yang diperlukan untuk mendukung tumbuh kembang dan proses belajar peserta didik.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim secara terpisah mengatakan CKG merupakan langkah penting untuk menemukan masalah kesehatan sedini mungkin. Menurutnya, deteksi dini memungkinkan gangguan kesehatan seperti masalah penglihatan, pendengaran, anemia, gizi kurang maupun berlebih, hingga risiko penyakit tertentu dapat segera ditindaklanjuti sehingga siswa dapat belajar dengan lebih sehat, nyaman, dan optimal.

Baca Juga  SPOBNAS Sulbar Lakukan Seleksi Olahragawan Berbakat

Pelaksanaan CKG di sekolah dilakukan melalui kolaborasi antara sekolah dan Puskesmas. Sekolah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Puskesmas untuk menentukan jadwal pemeriksaan, kemudian siswa melakukan registrasi dan skrining kesehatan melalui SATUSEHAT Mobile, dilanjutkan verifikasi data oleh sekolah dan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan di sekolah sesuai jadwal.

Hasil pemeriksaan CKG selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut bagi orang tua, sekolah, dan tenaga kesehatan apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Dengan demikian, CKG tidak berhenti pada pemeriksaan, tetapi menjadi bagian dari rantai deteksi dini, edukasi, tindak lanjut, dan pemantauan kesehatan siswa.

Baca Juga  Pusdalops BPBD Sulbar Terima Peringatan Dini Banjir Pesisir, Berlaku 06 – 10 November 2025 : Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan kesehatan, sekaligus mendukung visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka.

“Sehat bukan hanya tentang tidak sakit. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, kita dapat mengambil langkah yang tepat agar anak-anak kita dapat tumbuh, belajar, dan meraih masa depan dengan lebih optimal,” ujar dr. Nursyamsi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *