NEWS  

DKPPKB dan PMI Sulbar Edukasi Warga Pasa’bu, Dorong Hidup Sehat Dimulai dari Keluarga

DKPPKB dan PMI Sulbar Edukasi Warga Pasa'bu,

MAMUJU — Tim Kerja Promosi Kesehatan, Kesehatan Komunitas dan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan (Promkeskomtan) Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat mewakili Kepala Dinas menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kesehatan, Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat dan Pemeriksaan Kesehatan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat di Desa Pasa’bu, Kecamatan Tapalang Barat, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 warga Desa Pasa’bu dan dihadiri Ketua Harian PMI Provinsi Sulawesi Barat Sitti Suraidah Suhardi bersama jajaran pengurus PMI Provinsi Sulawesi Barat.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Kerja Promkeskomtan DKPPKB Sulbar Muh Saleh bersama tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Wawan Iskandar, memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat yang dapat dilakukan masyarakat mulai dari lingkungan keluarga.

Dalam materi “Pilar Utama Hidup Sehat”, masyarakat diperkenalkan pada enam kebiasaan utama, yakni makan bergizi, bergerak setiap hari, menjaga kebersihan diri, menjaga lingkungan sehat, cukup beristirahat dan menjaga kesehatan mental, serta tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan.

Baca Juga  KPU Majene Tetapkan 126.429 DPT Pilkada 2024  

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan kehidupan keluarga. Masyarakat diajak membangun kebiasaan sederhana seperti mengonsumsi makanan bergizi, aktif bergerak, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, menyediakan waktu istirahat yang cukup, serta memanfaatkan pelayanan kesehatan secara rutin.

“Sehat dimulai dari diri, diperkuat oleh keluarga, dan dibudayakan bersama masyarakat. Karena itu, perubahan perilaku tidak harus dimulai dari hal besar. Kebiasaan sederhana yang dilakukan terus-menerus dapat menjadi bagian dari kehidupan keluarga,” kata Sitti Suraidah Suhardi, Ketua Harian PMI Sulawesi Barat.

Selain edukasi kesehatan, kegiatan juga diisi dengan penguatan pertolongan pertama berbasis masyarakat dan pemeriksaan kesehatan. Pendekatan tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali kondisi kesehatan serta mengambil langkah awal yang tepat sebelum mendapatkan pelayanan lebih lanjut.

Baca Juga  Olahraga Sore, Pjs Bupati Majene Habibi Mendorong Pembangunan "Jogging Track" Di Stadion Majene

Wawan Iskandar menekankan pentingnya mengubah cara pandang masyarakat terhadap kesehatan. Menurutnya, masyarakat tidak perlu menunggu munculnya penyakit untuk mulai memperhatikan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala justru menjadi bagian dari upaya mengenali risiko lebih awal.

Materi yang disampaikan juga mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai pelayanan kesehatan yang tersedia, mulai dari Posyandu, Pustu/Poskesdes, Puskesmas hingga program Cek Kesehatan Gratis.

“Jangan menunggu sakit untuk mulai hidup sehat. Kita bisa mulai dari rumah, dari keluarga dan dari kebiasaan yang kita lakukan hari ini,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat dr. Nursyamsi Rahim mengapresiasi kolaborasi antara DKPPKB dan PMI Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat edukasi serta pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan.

Baca Juga  BPBD Sulbar Lakukan Gladi Ruang dan Simulasi Gempa Bumi di Kantor BPKP Sulawesi Barat

Menurut Nursyamsi, kegiatan edukasi berbasis masyarakat penting karena pesan kesehatan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

“Kolaborasi seperti ini perlu terus diperkuat. Edukasi kesehatan bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan berbagai pihak agar perilaku hidup sehat dapat menjadi kebiasaan,” kata Nursyamsi.

Ia menambahkan, penguatan edukasi, pertolongan pertama berbasis masyarakat dan pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari upaya memperkuat promotif dan preventif di tingkat masyarakat.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pembangunan kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, melalui pembangunan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *