DAERAH  

Pastikan Tak Salah Sasaran, Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao

Disbun Sulbar Perketat Verifikasi Data Lokasi Benih Kakao

MAMUJU- Dalam rangka menyukseskan kegiatan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) penyediaan benih kakao di Sulawesi Barat, Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin melaksanakan rapat kolaborasi yang melibatkan seluruh bidang dinas perkebunan pada Senin, 26 Januari 2026.

Bertempat di ruang Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, rapat ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan kesiapan data dan lokasi penerima manfaat benih tanaman perkebunan.

Baca Juga  Hari Ini, Lima Kabupaten di Sulbar Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem Hingga Longsor

Hal ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, pada point pertama yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan

Rapat tersebut membahas secara komprehensif tahapan pelaksanaan CPCL, mulai dari pendataan calon petani, verifikasi calon lokasi, hingga kesiapan penyediaan dan distribusi benih sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menjamin ketepatan sasaran dan efektivitas program.

Baca Juga  Komisi II DPRD Sulbar ke BBIP Poniang: Persoalan Pemasaran Perlu Perhatian

Kepala Dinas Perkebunan Sulawesi Barat, Muh. Faizal Thamrin, mengatakan melalui rapat kolaborasi ini diharapkan pelaksanaan CPCL penyediaan benih dapat berjalan optimal, tepat waktu, dan tepat sasaran, sehingga mampu mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

Baca Juga  Pastikan Pelayanan Tetap Optimal, Bidang Pelayanan RSUD Sulbar Laksanakan Supervisi ke Unit Pelayanan

“Melalui rapat kolaborasi ini diharapkan pelaksanaan CPCL lebih optimal dan tepat sasaran” kata Faizal.

Dalam kesempatan tersebut, para peserta rapat menyampaikan komitmen bersama untuk mendukung kelancaran pelaksanaan CPCL, khususnya melalui peningkatan kualitas data, transparansi proses, serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *