Majene, Sulbar.99news.id—Pelayanan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupatewn Majene, Sulawesi Barat kembali menjadi sorotan warga. Sorotan itu mencul sebab adanya sejumlah keluhan pada pelayanan di instansi yang mengurus bidang pertanahan ini.
Diantaranya lambannya proses pengurusan sertifikat. Butuh menunggu waktu berbulan-bulan bahkan ada yang hingga tahunan tak kunjung selesai. Parahnya lagi, setiap warga yang datang menanyakan proses pengurusan sertifikat petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Majene selalu beralasan sedang dalam proses.
Bahkan beberapa warga merasa kecewa dengan pelayanan di kantor BPN, terutama dalam hal pengurusan sertifikat tanah dan pemecahan sertifikat. Ada juga yang merasa dipersulit, beberapa warga yang mendatangi kantor BPN untuk menyampaikan keluhan mereka secara langsung dengan nada emosi.
“Saya pribadi pak sangat kecewa dengan pelayanan di kantor BPN Majene, bayangkan sudah beberapa kali saya datang menanyakan permohonan sertifikat, tapi jawabannya sangat berbelit-belit dan banyak alasan, selain itu butuh menunggu waktu berbulan-bulan bahkan ada yang hingga tahunan tak kunjung selesai.” kata Fatta Katta, Rabu (3/12/2025).
Parahnya lagi, kata Fatta, petugas Badan Pertanahan Nasional (BPN) Majene yang menangani proses adminstrasi sertifikat sering tidak berada di tempat, bahkan beberapa kali dihubungi melalui telpon selularnya tidak diangkat.
“Bahkan ada warga yang mengurus penerbitan sertifikat tanah marah-marah di depan loket kantor BPN, bagaiman tidak kesal pak, selalu dijanji-janji sama petugas BPN, yang seharusnya proses satu minggu ini sudah sampai 3 bulan belum juga selesai, belum lagi terkadang bapak kepala kantornya juga sering tidak ada di tempat,” ujar Fatta.
Keluhan yang sama juga disampaikan Ahmad, warga dari Kelurahan Labuang. Menurutnya pelayanan buruk di kantor BPN Majene akhir-akhir ini menjadi sorotan warga. Pasalnya petugas BPN Majene tidak pernah menepati janji
“Hari ini saya datang lagi ke BPN, tapi tetap alasannya begitu disuruh tunggu dan alasannya banyak. Apakah kerja BPN memang seperti ini? Kami hanya ingin diperlakukan sesuai prosedur, bahkan setiap kali kami datang ke kantor BPN, jawaban yang diberikan oleh pegawai selalu berbeda, mulai dari alasan teknis hingga dalih bahwa berkas akan ditinjau ulang.” ujarnya dengan nada kesal.(Ali)













