DAERAH  

Perkuat Layanan Kesehatan, Dinkes Sulbar Dorong Optimalisasi Layanan UPTD Labkesda dan UTD

MAMUJU- Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi layanan UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Unit Transfusi Darah (UTD).

Rapat berlangsung Rabu 24 Desember 2025, dipimpin Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim.

Bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kemandirian pembiayaan layanan kesehatan agar operasional UPTD dapat berjalan lebih maksimal, berkelanjutan, dan berkualitas.

Baca Juga  Plt. Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Gelar Rapat Internal Bersama Tagana : Perkuat Koordinasi dan Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Kepala UPTD Labkesda dan UTD Provinsi Sulawesi Barat, Hadra Pasamula, menyampaikan bahwa peningkatan PAD harus diiringi dengan dukungan operasional yang memadai, baik dari sisi sarana prasarana, peralatan laboratorium, maupun penguatan sumber daya manusia.

“Untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan layanan di UPTD, dibutuhkan dukungan operasional yang kuat. Dengan layanan yang optimal, kepercayaan masyarakat meningkat dan potensi pendapatan daerah juga akan bertambah,” ujar Hadra.

Baca Juga  Segera Beroperasi, Koperasi ASN Panca Daya Siap Manfaatkan Teknologi Digital

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan pentingnya strategi inovatif dan terukur dalam meningkatkan PAD tanpa mengesampingkan fungsi pelayanan publik.

“UPTD Labkesda dan UTD memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai penyedia layanan kesehatan, tetapi juga sebagai unit yang berpotensi mendukung pendapatan daerah. Diperlukan strategi pengelolaan layanan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada mutu agar operasional dapat berjalan secara maksimal,” jelas dr. Nursyamsi.

Ia menambahkan, penguatan peran UPTD juga sejalan dengan visi pembangunan kesehatan Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung terwujudnya Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkarakter, sebagaimana arah kebijakan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Baca Juga  Bantu Optimalisasi Rekam Medik Online, Puskesmas Hinua Bonehau Apresiasi Layanan Internet Sulbar Digital

Melalui diskusi ini, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat berharap dapat merumuskan langkah konkret dan kolaboratif untuk mengoptimalkan layanan UPTD Labkesda dan UTD, sekaligus mendorong peningkatan PAD yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *