NEWS  

Tim Kes dari Puskesmas Banggae I Sambangi Diskominfo, Ada Apa Ya?

SULBAR99NEWS.ID, MAJENE – Tidak salah jika banyak orang mengatakan ‘sehat itu mahal’. Untuk itu pemerintah daerah Kabupaten Majene selalu berkolaborasi dengan pihak kesehatan setempat untuk memantau kesehatan ASN, Non ASN dan bahkan masyarakat umum yang masih usia produktif.

Nampak hari ini, Kamis (13/6/2024) Tim Kesehatan yang belakangan diketahui bahwa mereka adalah petugas kesehatan dari Puskesmas Banggae I tengah memeriksa sejumlah ASN maupun Non ASN di ruang Rapat Diskominfo Majene.

Baca Juga  BPBD Sulbar Terima Laporan Kejadian Tanah Longsor di Kabupaten Mamasa

Salah seorang Tim Kesehatan Puskemas Bangae I kepada wartawan mengatakan, kehadirannya untuk memeriksa kesehatan di Dinas Kominfo Kabupaten Majene merupakan kegiatan rutin yang dijadwalkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Majene.

“Kegiatan yang kami lakukan adalah pemeriksanaan kesehatan atau skerening kesehatan kepada ASN maupun NON ASN yang usia 15 sampai 59 tahun,” ujar Bidan Lisma Dewi.

Bidan Lisma Dewi yang juga bertugas di Program Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Banggae I ini lebih jauh menerangkan, skrening kesehatan yang dilakukan meliputi pemeriksaan gula darah dan tekanan darah.

Baca Juga  DPRD-Pemkab Setujui APBD Majene Tahun 2025 Sebesar 965 Miliar

“Sejauh ini yang kami periksa, masih dalam ambang batas normal. Tapi kalau tekanan darahnya agak tinggi atau gula darahnya tinggi, kita menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Lisma Dewi.

Pada tempat sama, Kepala Dinas Kominfo, Mohd Andri A Nugraha memberi apresiasi atas kehadiran Tim Kesehatan dari Puskesmas Banggae I.

Baca Juga  Gerakan Pangan Murah Pemprov Sulbar: Solusi Stabilitas Harga di Tengah Kenaikan Pangan

“Dengan adanya skrening kesehatan yang dilakukan oleh teman-teman dari Puskesmas Banggae I, kita dapat mengetahui seberapa tinggi tekanan darah dan gula darah kita, dalam artian ada upaya untuk mengetahui secara dini kesehatan kita,” terang Andri Nugraha.

Dia berharap agar melalui skrening kesehatan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Puskesmas, dapat menjadikan masyarakat maupun ASN semakin memantau kesehatannya untuk ditangani lebih lanjut atau tidak.

(Indra Saputra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *