MAMUJU — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat turut mengikuti kegiatan Fasilitasi dan Sosialisasi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Provinsi Sulawesi Barat sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Ulwiah, pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Ruang Teater Kantor Gubernur Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat koordinasi dan membangun kesamaan persepsi antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Upaya percepatan pertumbuhan ekonomi tersebut sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mewujudkan visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.” Visi tersebut dijabarkan melalui lima misi pembangunan, salah satunya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, Bapenda Sulawesi Barat memiliki peran strategis dalam mendukung penguatan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah. Pertumbuhan ekonomi yang semakin kuat diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha, memperluas basis penerimaan daerah, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Percepatan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat diarahkan untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 5 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029. Perda tersebut menjadi landasan perencanaan pembangunan daerah Sulawesi Barat periode 2025–2029.
Pelaksanaan kegiatan fasilitasi dan sosialisasi ini juga merupakan bagian dari upaya menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat terkait percepatan pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat implementasi Keputusan Gubernur Sulawesi Barat Nomor 57 Tahun 2026 tentang Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Provinsi Sulawesi Barat.
Melalui forum tersebut, perangkat daerah didorong untuk mengidentifikasi berbagai potensi dan tantangan ekonomi sekaligus merumuskan langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat.
Bagi Bapenda, penguatan ekonomi daerah dan peningkatan kapasitas fiskal merupakan dua hal yang saling berkaitan. Ketika aktivitas ekonomi tumbuh secara inklusif dan berkelanjutan, maka peluang peningkatan potensi penerimaan daerah juga semakin terbuka. Kondisi tersebut pada akhirnya dapat memperkuat kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Kehadiran Bapenda dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen untuk mendukung arah kebijakan pembangunan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera melalui pengelolaan pendapatan daerah yang efektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kepala Bapenda Provinsi Sulawesi Barat, Abd. Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa pencapaian target pertumbuhan ekonomi daerah membutuhkan kerja bersama dan sinergi seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan.
“Percepatan pertumbuhan ekonomi merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah agar potensi ekonomi yang ada dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Abd. Wahab.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang kuat perlu diiringi dengan penguatan kapasitas fiskal daerah. Bapenda akan terus mengambil bagian dalam mendukung kebijakan pembangunan melalui optimalisasi pengelolaan pendapatan daerah.
“Pertumbuhan ekonomi dan penguatan fiskal daerah harus berjalan beriringan. Ketika perekonomian tumbuh, potensi pendapatan daerah juga harus mampu kita kelola secara optimal dengan tetap mengedepankan transparansi, akuntabilitas, kepatuhan, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pencapaian target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen membutuhkan konsistensi kebijakan, koordinasi lintas sektor, serta langkah konkret yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Bapenda siap mendukung agenda Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui penguatan tata kelola pendapatan daerah. Kami meyakini bahwa fiskal daerah yang kuat akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah dalam membiayai pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bapenda Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dalam mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Penguatan perekonomian, peningkatan kapasitas fiskal, dan tata kelola pemerintahan yang baik diharapkan dapat berjalan beriringan sebagai fondasi menuju Sulawesi Barat yang maju dan sejahtera.












