Tingkatkan Ibadah, SMKN 5 Majene Melaksanakan Pesantren Kilat

MAJENE, SULBAR.99NEWS.ID—Dalam mengisi kegiatan Bulan Suci Ramadan 1445 Hijriah, Sekolah Menengah Kejuruaan (SMK) Negeri 5 Majene, Sulawesi Barat mengadakan kegiatan Amaliah Ramadhan atau Pesantren Kilat, Kamis (14/3/2024.

Acara yang digelar di Aula Media Senter SMK Negeri 5 Majene ini dijadwalakan akan berlangsung selama 3 hari dari Kamis, 14 sampai 16 Maret 2024, dibuka Kepala SMK Negeri 5 Majene Rosanna, S.Pd, M.Pd dengan Tema “Puasaku Berkualitas, Ramdhanku Totalitas dan Belajarku Tuntas”. .

Baca Juga  BKD Sulbar Fasilitasi Penilaian Kompetensi Jabatan Pelaksana melalui Psikotes

Kepala SMK Negeri 5 Majene, Rosanna, S.Pd, M.Pd mengatakan,  Kegiatan Ramadan tahun ini, SMK Negeri 5 Majene menggelar program Amaliah Ramadhan selama 3 hari, dan hari ini merupakan hari pertama, dengan menghadirkan penceramah dari internal SMK Negeri 5 Majene diantaranya, Ustaz Muh.Naim, S.Ag, M.Pdi dan 6 orang guru pendampng dari UPTD SMK Negeri 5 Majene.

“Melalui kegiatan pesantren kilat ini penguatan pendidikan arakter keagamaan kita bentuk generasi Islam berkarakter religius dan kreatif di era digitalisasi. Selain itu juga di isi dengan buka puasa bersama,” kata Rosanna, kepada wartawan.

Baca Juga  Kadisdikpora Majene Minta Semua Sekolah Jadi Adiwiyata

Rossana mengatakan, Kegiatan Pesantren Kilat dibagi dalam beberapa kegiatan, yang pertama Smantri mengaji yakni tadarusan bersama semua peserta dilanjutkan dengan siraman rohani (Tausyiah) yang diisi oleh Ustadz Muh.Naim.

“Kegiatan pesantren kilat ini diadakan dengan tujuan memberi ruang untuk anak agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan suasana yang tenang, menyenangkan dan bermanfaat, anak-anak bisa belajar untuk bisa menjalankan ibadah puasa dengan tepat, mendapatkan banyak ilmu agama dan karakter, hingga mengindarkan dari hal-hal kurang bermanfaat,” ujar Rosanna.

Baca Juga  SMKN 5 Majene Sukses Melaksanakan Workshop Peningkatan Kapabilitas GTK

Ia juga berharap dengan pesantren kilat ini anak-anak dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan siswa tentang ajaran agama Islam, sehingga menjadi manusia muslim yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT,”Serta berakhlak mulia dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutupnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *