MAJENE  

Diduga Karena Ini, Nelayan di Paleo Tobandaq Nekat Akhiri Hidupnya dengan Tali

MAJENE, Seorang nelayan, Wahyu (20) warga lingkungan Paleo Tobandaq kelurahan Pangalila, kecamatan Banggae Kabupaten Majene, ditemukan tewas gantung diri di ruang keluarga rumah korban, Senin (13/1/2025), sekira pukul 07.00 pagi.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian, kejadian bermula saat saudara kandung pada pukul 06.20 Wita, mendengar korban Wahyu sedang telponan dengan kekasihnya.

Baca Juga  PMII Komisariat Unsulbar Majene Berkolaborasi Bersama Bulog Dan Dinas Ketahanan Pangan Dalam Kegiatan Gerakan Pangan Murah

Tak lama berselang, tante korban kembali dari teras rumah karena menyapu halaman, dan hendak mengambil galon di ruang keluarga. Namun betapa kagetnya, Tante korban mendapati ponakannya Wahyu telah tergantung dengan seutas tali.

Baca Juga  Ribuan BPJS Non Aktif, IMM Majene Minta Pemda Segera Menalangi

Berdasarkan cerita keluarganya, korban memiliki sikap yang mandiri dan baik. Terbukti dirinya kalau mau makan, berupaya sendiri membeli tahu dan tempe di penjual dan memasaknya sendiri. Kepergian korban secara tiba-tiba membawa duka bagi keluarga.

Baca Juga  Bupati Majene Bersama Unsur Forkopimda Majene Pantau Gudang Penyortiran Surat Suara

Hingga berita ini tayang, percakapan antara korban dan kekasihnya belum diketahui secara pasti, namun saat ini, korban sudah berada di rumah duka di Paleo Tobandaq. (Sa/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *