Majene, Sulbar.99news.id—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat mengaktifkan Posko Siaga Darurat mengantisipasi cuaca ekstrem 2025 menyusul meningkatnya risiko bencana akibat cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Plt.Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suhardi mengatakan bahwa, posko siaga darurat bencana ini didirikan berperan sebagai pusat koordinasi dan respons cepat dalam menerima laporan dari masyarakat jika suatu saat ada kejadian bencana.
“Posko siaga ini beroperasi selama 24 jam hingga akhir tahun. Kami juga menyiapkan personel, peralatan, dan logistik dalam untuk mendukung penanganan darurat di seluruh kecamatan, semua camat sudah kami sampaikan juga, jika terjadi sesuatu langsung saja menghubungi call center BPBD Majene,” kata Suhardi, Jumat (12/12/2025).
Suhardi juga menegaskan, Pembentukan posko siaga darurat merupakan tindak lanjut instruksi secara nasional untuk memperkuat mitigasi bencana, terutama menghadapi potensi hujan lebat, banjir, angin kencang dan tanah longsor.
“Apalagi di wilayah Majene ini rawan terjadi longsor dan banjir jika hujan lebat. Posko ini menjadi pusat komando yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, dan instansi terkait lainnya tujuannya memastikan respons cepat dan terpadu jika suatu saat terjadi bencana,” tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarat di Majene, terutama bagi para nelayan untuk tetap berhati-hati jika tuirun melaut, kepada para pengguna jalur trans Sulawesi juga dihimbau untuk tetap berhati-hati, terutama pada saat melintas di jalur yang rawan longsor.
“Melihat kondisi cuaca yang akhir-akhir ini cukup ekstrem, pemerintah kabupaten Majene, melalui BPBD melakukan langkah mitigasi, dengan mendirikan posko siaga darurat bencana dampak cuaca ekstrem 2025, mulai hari ini kita aktifkan selama 24 jam,” ujarnya.(Ali).












