DAERAH  

Pemprov Sulbar Siapkan Bantuan untuk 79 KK Kemiskinan Ekstrem di Desa Tasokko

MATENG – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menangani persoalan kemiskinan ekstrem.

Melalui program Pasti Padu, Pemprov Sulbar akan menyalurkan bantuan sosial kepada 79 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa. Hal ini disampaikan oleh Andi Alma Aliuddin dalam pertemuan lintas sektor bersama Pemerintah Kabupaten dan Desa di Desa Tasokko, Kecamatan Karossa, Kabupaten Mamuju Tengah, Sabtu 13 September 2025

Baca Juga  Gerak Cepat Jemput Investor, Pj Bahtiar Launching Portal Kemudahan Investor Masuk Sulbar

Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, sekaligus mendukung visi Sulbar Maju dan Sejahtera yang digagas oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S. Mengga. Setiap keluarga penerima akan mendapatkan bantuan tunai sebesar Rp2 juta, sesuai dengan data resmi yang telah diverifikasi oleh Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga  Libur Kerja Tak Halangi Gubernur Sulbar Dukung Pemuda Hebat ke Pertukaran Pelajar Australia, SDK: Mereka adalah Aset Daerah

Andi Alma menegaskan bahwa penanganan kemiskinan ekstrem tidak bisa dipisahkan dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Program Pasti Padu mengintegrasikan dua isu besar: kemiskinan ekstrem dan stunting. Desa Tasokko menjadi lokus penting agar kita bisa memastikan keluarga miskin mendapat perlindungan sosial sekaligus layanan kesehatan yang lebih baik,” jelasnya.

Kepala Desa Tasokko, Taslim, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata pemerintah provinsi.

Baca Juga  Sinergi Lintas Instansi: SMA hingga SMK di Sulbar Bakal Jadi Agen Keselamatan Jalan Raya

“Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Dengan dukungan ini, kami berharap kesejahteraan masyarakat Tasokko dapat meningkat dan generasi muda tumbuh lebih sehat dan produktif,” katanya.

Bantuan ini diharapkan bukan hanya meringankan beban ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi stimulus dalam membangun sumber daya manusia unggul di Sulawesi Barat. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *