DAERAH  

BPBD Sulbar Angkat Tema “Budayakan Hidup Siaga Bencana” dalam Edukasi Kebencanaan di Media Sosial

BPBD Sulbar Angkat Tema “Budayakan Hidup Siaga Bencana” dalam Edukasi Kebencanaan di Media Sosial

MAMUJU– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) terus memperkuat upaya peningkatan literasi kebencanaan bagi masyarakat.

Pada edisi edukasi kebencanaan melalui media sosial, BPBD Sulbar kali ini mengangkat tema “Budayakan Hidup Siaga Bencana”, sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana yang dapat terjadi kapan saja.

Plt. Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa edukasi berkelanjutan merupakan salah satu strategi penting dalam membangun budaya sadar dan siaga bencana di tengah masyarakat.

Baca Juga  Wagub Sulbar, Salim S Mengga Bawakan Tauziah Buka Puasa Bersama di Rumah Putih Palippis

Menurutnya, pemahaman dasar mengenai tindakan sebelum, saat, dan setelah bencana perlu terus ditanamkan melalui berbagai kanal informasi yang mudah diakses masyarakat.

“Melalui media sosial, kami ingin memastikan pesan kebencanaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Tema ‘Budayakan Hidup Siaga Bencana’ merupakan ajakan agar kesiapsiagaan menjadi bagian dari rutinitas dan gaya hidup masyarakat Sulbar,” kata Yasir Fattah, Senin 08 Desember 2025.

Baca Juga  Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda BPBD Sulbar Rutin Lakukan Roll Call ke BNPB RI

Ia menegaskan, upaya ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya penguatan mitigasi dan edukasi kebencanaan secara masif, terutama menghadapi dinamika cuaca serta potensi bencana hidrometeorologi menjelang akhir tahun.

Baca Juga  Perkuat PASTIPADU, Pemprov Sulbar Siapkan Pergub Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem

BPBD Sulbar terus berkomitmen menghadirkan informasi kebencanaan yang cepat, akurat, dan edukatif melalui berbagai platform, sebagai bentuk upaya membangun masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi risiko bencana. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *