DAERAH  

UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Sulbar Tangani Longsoran Ruas Tabone–Nosu Mamasa

Tanah longsor

MAMASA – UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaksanakan penanganan pembersihan material longsoran di ruas jalan Tabone–Nosu, Kabupaten Mamasa, Sulbar, pada 22 hingga 27 Desember 2025.

Penanganan longsoran ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas, khususnya bagi masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Dinas PUPR Sulbar dalam menjaga kemantapan jalan dan memberikan pelayanan infrastruktur yang andal bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas warga selama momentum Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

Baca Juga  Matangkan Program Rehsos 2026, Kadinsos P3A dan PMD Sulbar Fokus Perlindungan Sosial

Langkah ini sejalan dengan Misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakilnya Salim S. Mengga, khususnya dalam mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Sulbar, termasuk di sektor infrastruktur.

Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Sulbar, Afandi Fahrizal menyampaikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi menyusul adanya longsoran yang menutupi sebagian badan jalan.

Baca Juga  BPKPD Sulawesi Barat Perkuat Komitmen Digitalisasi Daerah pada Capacity Building dan Rakor TP2DD

Ia menegaskan, pembersihan material longsor menjadi prioritas agar akses transportasi masyarakat tidak terganggu, terutama menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

“Ruas Tabone–Nosu merupakan jalur vital yang menghubungkan masyarakat menuju Nosu dan Pana. Oleh karena itu, kami bergerak cepat melakukan pembersihan longsoran agar arus lalu lintas kembali normal dan aman dilalui,” kata Afandi, baru-baru ini.

Baca Juga  Plt Kadiskominfo Sulbar: Penegakan Disiplin ASN Fondasi Wujudkan SDM Unggul dan Tata Kelola Berkualitas

Afandi menambahkan, selama proses penanganan, petugas lapangan tetap mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk meminimalkan risiko lanjutan akibat cuaca.

“Masyarakat juga diimbau agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi tersebut, terutama pada saat kondisi hujan,” imbuhnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *