KAMPUS  

Mubes VIII UKM Seni Pandaraq: Refleksi Capaian dan Regenerasi Kepemimpinan

Majene – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Pandaraq Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), menggelar Musyawarah Besar (Mubes)  VIII di Tasha Center, Sabtu (7/3/2026).

Forum tertinggi organisasi ini menjadi momentum evaluasi sekaligus regenerasi kepemimpinan untuk periode mendatang. 

​Kegiatan yang dihadiri oleh Pembina II, Aco Hadirianto, SP, ini mengangkat tema “Menata Langkah Menguatkan Akar Budaya”.

Mubes kali ini sekaligus merefleksikan satu tahun kepengurusan di bawah kepemimpinan Randy Wiratman, dimana berhasil membawa kemajuan, mulai dari pengadaan fasilitas sekretariat hingga prestasi di tingkat regional.

Baca Juga  Mahasiswa HI Unsulbar Raih Honorable Mention pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Wilayah LLDIKTI IX 2026

Refleksi Capaian

​Salah satu capaian menarik yang dicatat adalah keberhasilan UKM Seni Pandaraq memboyong gelar Juara Umum pada Festival Seni Vestasi VI di Bulukumba.

Randy Wiratman, yang terjun langsung sebagai penata lighting, bahkan dinobatkan sebagai yang terbaik dalam ajang tersebut.

Baca Juga  Edukasi Warga Lapeo, Dosen Unsulbar Buat Teh Daun Pandan Wangi

Meski demikian, ia mengakui bahwa perjalanan organisasinya tetap menemui tantangan, terutama dalam hal komunikasi dan operasional.

​”Tantangan tersebut saya jalani dengan sabar berkat dukungan pembina dan rekan pengurus. Jabatan ini memberi saya banyak ilmu dan memperluas relasi di dalam maupun luar Sulawesi Barat,” ungkap Randy.

Akan Lahir Pemimpin Baru

Baca Juga  Penandatanganan Kerja Sama Unsulbar dan BRI Majene Perkuat Layanan Digital melalui Implementasi BRIAPI

​Ketua Panitia Mubes, Fajri. Mahasiswa Agribisnis angkatan 2024 menuturkan dalam forum yang berlagsung nanti akan ditutup dengan terpilihnya ketua dan wakil ketua UKM Pandaraq periode berikutnya.

Mewakili rekan panitia yang lain, Fajri berharap dari pelaksanaan yang matang mampu melahirkan pemimpin baru yang konsisten menjaga semangat pelestarian budaya daerah dengan sistem organisasi yang lebih solid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *