MAJENE, Sulbar.99news.id– Sebanyak 173 mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi mengikuti Praktik Kerja Lapangan Agribisnis (PKLA) Tahun 2026. Kegiatan tersebut diawali dengan pembekalan dan pelepasan mahasiswa yang akan melaksanakan praktik di berbagai instansi mitra di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.
Dalam laporan panitia, Nursyami Nisa’a menyebutkan bahwa peserta PKLA tahun ini berjumlah 173 mahasiswa yang akan ditempatkan pada 25 instansi. Dari jumlah tersebut, 20 instansi berada di wilayah Sulawesi Barat dan lima instansi lainnya berada di Sulawesi Selatan.
Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa akan didampingi oleh 17 dosen pembimbing lapangan yang bertugas memberikan arahan serta melakukan pemantauan terhadap aktivitas mahasiswa di lokasi praktik.
Pelaksana Tugas (Plt) Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar, Daud Irundu, S.Hut., M.Hut., dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater selama menjalani praktik kerja lapangan.
Ia meminta seluruh peserta untuk menunjukkan sikap disiplin, berintegritas, serta menjunjung tinggi etika akademik di setiap instansi tempat mereka melaksanakan PKLA.
“Jagalah nama baik diri, keluarga, Program Studi Agribisnis, dan Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unsulbar di mana pun berada. Jadikan kegiatan PKLA ini sebagai sarana memperkaya pengalaman, meningkatkan kemampuan profesional, dan memperluas wawasan,” ujar Daud.
Selain itu, mahasiswa juga diminta mematuhi seluruh tata tertib yang berlaku di instansi tujuan, disiplin dalam mengisi logbook harian, serta menjaga komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing maupun pihak instansi.
Daud turut memberikan perhatian khusus terhadap aspek keselamatan mahasiswa selama pelaksanaan PKLA. Menurutnya, keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama mengingat civitas akademika Unsulbar baru saja berduka atas meninggalnya seorang mahasiswa dari fakultas lain yang sedang menjalani kegiatan praktik lapangan.
“Saya berharap seluruh peserta tetap menjaga keselamatan selama pelaksanaan PKLA. Kita baru saja berduka atas meninggalnya seorang mahasiswa yang sedang melaksanakan kegiatan lapangan. Karena itu, keselamatan harus menjadi perhatian utama. Ikuti seluruh aturan yang telah ditetapkan dan hindari hal-hal yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Untuk mendukung keamanan peserta, pihak fakultas mewajibkan mahasiswa menggunakan transportasi umum selama kegiatan berlangsung dan tidak diperkenankan membawa kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor.
Melalui kegiatan PKLA ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman nyata di lapangan, memperkuat kompetensi akademik, serta meningkatkan kemampuan profesional sebagai bekal menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.
Kegiatan PKLA Agribisnis Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di 25 instansi mitra yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, dan sektor terkait lainnya di Sulawesi Barat maupun Sulawesi Selatan.(Ali)












