Sulbar99news.id, Majene – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melaksanakan kegiatan Forum Diskusi dengan mengusung tema “Strategi dalam Menghadapi Dinamika Sosial” pada hari Rabu, 20 Mei 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dan dialog bagi kader PMII dalam merespons berbagai perubahan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Forum diskusi ini dihadiri oleh pengurus komisariat beserta kader PMII, Dalam suasana yang penuh semangat intelektual, peserta diajak membahas tantangan sosial yang saat ini dihadapi generasi muda, mulai dari perkembangan teknologi informasi, perubahan pola interaksi sosial, hingga dinamika politik dan budaya di tengah masyarakat.
Ketua PMII Komisariat Unsulbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran penting sebagai agen perubahan sosial. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan berpikir kritis, kemampuan membaca situasi, serta strategi yang tepat agar mahasiswa mampu berkontribusi secara positif dalam menghadapi berbagai dinamika sosial yang terus berkembang.
Selain itu, dalam forum tersebut juga dibahas pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks. Mahasiswa dinilai memiliki posisi strategis dalam menciptakan suasana yang kondusif melalui penyampaian aspirasi secara santun, edukatif, dan tetap menjunjung nilai-nilai persatuan serta persaudaraan di tengah masyarakat.
Melalui forum diskusi ini, PMII Komisariat Unsulbar berharap dapat memperkuat wawasan kader serta membangun kesadaran kolektif mahasiswa agar tetap responsif terhadap isu-isu sosial kemasyarakatan tanpa mengabaikan pentingnya menjaga stabilitas kamtibmas. Selain menjadi wadah bertukar gagasan, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan pemikiran dan langkah strategis dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, keislaman, kemanusiaan, serta terciptanya situasi sosial yang aman dan kondusif di tengah perubahan zaman.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan interaktif, ditandai dengan antusiasme peserta dalam menyampaikan pandangan dan gagasan terkait strategi menghadapi dinamika sosial di era modern saat ini, sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial dan kamtibmas.
(Indra Saputra)










