DAERAH  

BPBD Sulbar Terima Informasi BMKG, Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Selatan Polewali Mandar, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

BPBD Sulbar Terima Informasi BMKG, Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Selatan Polewali Mandar, Masyarakat Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

MAMUJU– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) menerima informasi resmi dari BMKG terkait kejadian gempa bumi yang terjadi di wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar pada Kamis (9/7/2026) pagi.

Informasi tersebut langsung diteruskan kepada pemerintah kabupaten/kota dan masyarakat sebagai bagian dari sistem peringatan dini kebencanaan.

Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 4,7 terjadi pada 09 Juli 2026 pukul 08.09.36 WIB. Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 50 kilometer selatan Polewali Mandar, pada koordinat 3,76 LS – 119,02 BT dengan kedalaman 13 kilometer. Gempa ini dirasakan di sejumlah wilayah di Sulawesi Barat dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga  Kawal Ketepatan dan Akuntabilitas APBD 2026, BPKAD Sulbar Asistensi Pergeseran Anggaran Perangkat Daerah

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah mengatakan, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, BPBD Sulbar melalui Pusdalops terus melakukan pemantauan perkembangan situasi, berkoordinasi dengan BMKG, BPBD kabupaten, serta instansi terkait untuk memastikan kondisi di lapangan.

Baca Juga  Tingkatkan Mutu Pelayanan, DPMPTSP Sulbar Ikuti Pembinaan dan Pendampingan PEKPPP 2026

Pusat gempa berada di laut 50 kilometer selatan Polewali Mandar. Getaran gempa dirasakan di:

  • Majene (III–IV MMI)
  • Polewali Mandar (III–IV MMI)
  • Parepare (III–IV MMI)
  • Sidrap (II–III MMI)
  • Mamuju (II–III MMI)
  • Makassar (II–III MMI)
  • Pangkep (II–III MMI)
  • Gowa (II–III MMI).

Gempa terjadi akibat aktivitas tektonik di wilayah tersebut. Berdasarkan informasi BMKG, gempa dirasakan oleh masyarakat sehingga informasinya perlu segera diteruskan kepada publik sebagai bentuk peringatan dini. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Baca Juga  Genjot Kinerja Semester I, DiskominfoSS Sulbar Evaluasi SPBE hingga SPAN LAPOR

Kalaksa BPBD Sulbar mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta hanya mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD.

Hingga rilis ini diterbitkan, belum terdapat laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan signifikan akibat gempa tersebut. BPBD Provinsi Sulawesi Barat terus melakukan pemantauan dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut apabila terdapat informasi terbaru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *