DAERAH  

Angka Penderita Stunting di Sulbar Menurun, Segini Besarnya

MAMUJU –Ada 15 provinsi di Indonesia yang prevalensi stuntingnya meningkat. Sementara 19 Provinsi lainnya berkontribusi menekan angka Stunting di Indonesia, termasuk Sulbar dengan penurunan dari angka 35.0 persen pada 2022 menjadi 30.03 persen pada 2023. 

Juru Bicara Pemprov Sulbar Mustari Mula menyampaikan, dengan penurunan prevalensi 4,7 persen tersebut menjadikan provinsi ke 33 ini terbaik ketiga penurunan stunting secara nasional. 

Baca Juga  Gubernur Sulbar dan Wagub Serahkan Secara Simbolis Bantuan Pangan kepada Masyarakat

Di urutan pertama adalah Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan penurunan 8,1 persen, Papua Barat 5,2 persen sedang Sulbar bersama Kalimantan Utara menurun 4,7 persen. 

Mustari yang juga selaku Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian Statistik Pemprov Sulbar berharap agar upaya-upaya yang telah dibangun di bawah kepemimpinan Prof Zudan Arif Fakrulloh selama 2023 terus berlanjut. 

Baca Juga  Hari Kedua Pengecekan Fisik BMD, BPKAD Sulbar Percepat Proses Lelang dan Penghapusan Aset Daerah

“Kita harapkan program-program yang sudah dijalankan, seperti mendorong ASN agar menjadi orang tua asuh anak stunting, intervensi 4+1 melalui satgas OPD di setiap kecamatan, gerakan ayo ke posyandu, dan beberapa program lainnya itu terus kita galakkan,” ucap Mustari. 

Kata Mustari, sebagaimana arahan PJ Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh agar koordinasi dan sinergi antara kabupaten dan provinsi dalam menekan stunting di Sulbar lebih ditingkatkan. Diharapkan Pemda di Sulbar serta unsur terkait lainnya dapat bekerja sama. 

Baca Juga  Rakor Penyampaian Muatan Final RTRW Sulbar, Pemkesra Sulbar: Ini Instrumen Penting Pembangunan Daerah

“Mulai dari tingkat desa, camat kabupaten provinsi ini harus bersatu. Dengan kekompakan dan sinergi kita optimis stunting bisa kita tuntaskan,” pungkasnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *