DAERAH  

BPBD Sulbar Terima Kunjungan Peserta Pelatihan Dasar SAR Basarnas Mamuju

MAMUJU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan Peserta Pelatihan Dasar Pencarian dan Pertolongan (SAR) dari Basarnas Mamuju, pada Minggu, 26 April 2026.

Kunjungan yang berlangsung di Kantor BPBD Provinsi Sulawesi Barat ini dalam rangka penguatan kapasitas peserta pelatihan, mengenal peralatan kebencanaan dan sistem operasional BPBD Sulbar.

Kegiatan ini diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sulbar Ulfian bersama Penata Penanggulangan Bencana Ahli Muda Inaldy Ls Silang. Penerimaan kunjungan ini atas arahan Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, sesuai kebijakan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka.

Baca Juga  Perkuat Sinergi dan Akuntabilitas, Kesbangpol Sulbar Lakukan Pembinaan ke DPD Partai Golkar

Adapun tujuan utama kunjungan ini adalah meningkatkan pemahaman peserta pelatihan terhadap peralatan kebencanaan serta sistem koordinasi dan operasi yang dimiliki BPBD Sulbar, guna mendukung kesiapsiagaan dan respons bencana.

Kegiatan dilakukan melalui sesi pemaparan dan pengenalan langsung berbagai peralatan kebencanaan yang dimiliki BPBD Sulbar, serta penjelasan fungsi dan peran Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) dalam mendukung penanganan darurat bencana.

Baca Juga  Inspektorat Sulbar Laksanakan Koordinasi Program Pemberantasan Korupsi di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat

Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung operasional dan sistem kerja di lingkungan BPBD.

Di tempat terpisah, Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan bahwa sinergi antara BPBD dan Basarnas sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana.

Baca Juga  Capaian SPM TBC Sulbar Perlu Diperkuat, DKPPKB Dorong Akselerasi Deteksi Dini

β€œHal ini sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, agar terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan bencana,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta pelatihan memiliki pemahaman yang lebih komprehensif terhadap sistem penanggulangan bencana, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pencarian dan pertolongan secara lebih efektif dan terintegrasi. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *