MAMUJU – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menghadiri Rapat Pembentukan Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (9/7/2026).
Rapat dipimpin oleh Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Barat, Habibi Azis, dan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rachmad, Kepala Biro Umum, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Sulawesi Barat, serta para perwakilan perangkat daerah lainnya.
Pertemuan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam menyusun kepanitiaan dan mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan HUT ke-22 Provinsi Sulawesi Barat agar dapat terlaksana secara terencana, terkoordinasi, dan melibatkan seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan fungsinya.
Dalam rapat tersebut dibahas pembentukan struktur kepanitiaan, pembagian tugas pada masing-masing perangkat daerah, serta agenda awal pelaksanaan berbagai kegiatan yang akan memeriahkan kedua momentum penting tersebut. Seluruh peserta rapat juga diharapkan dapat memberikan dukungan dan sinergi demi suksesnya penyelenggaraan peringatan HUT RI dan HUT Sulawesi Barat.
Kepala BPKAD Provinsi Sulawesi Barat, Mohammad Ali Chandra, menyampaikan bahwa BPKAD siap mendukung pelaksanaan kegiatan sesuai tugas dan kewenangan yang diberikan dalam kepanitiaan.
“Momentum peringatan HUT Republik Indonesia dan HUT Provinsi Sulawesi Barat merupakan ajang untuk memperkuat semangat kebersamaan, kolaborasi, serta meningkatkan sinergi antarperangkat daerah. BPKAD siap memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, tertib, dan akuntabel,” ujar Ali Chandra.
Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan setiap rangkaian kegiatan peringatan hari besar nasional dan daerah dapat terselenggara secara optimal.
Hal ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah.












