
MAJENE, SULBAR99NEWS.COM—Sebagai upaya mencegah dan memerangi peredaran narkotika, Kepolisian Resort (Polres) Majene bekerjasama dengan Kelurahan Labuang Utara membentuk Posko Kampung Bebas Narkoba.
Kapolres Majene, AKBP Toni Sugari kepada wartawan mengatakan, tujuan mendirikan Posko Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Labuang Utara, Kecamatan Banggae Timur dengan guna mengurangi dampak negatif penyalahgunaan narkoba di wilayah tersebut, umumnya di wilayah Majene.
“Posko ini akan menjadi basis operasi untuk pencegahan dan menanggulangi peredaran narkoba. Dengan melibatkan berbagai pihak terkait, pemerintah setempat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda, dan beberapa relawan, kita berharap dengan adanya Posko Kampung Bebas Narkoba ini dapat meminimalisir penyalahgunaan narkoba,” kata AKBP Toni Sugadri.
Toni Sugari juga menyampaikan, Dengan adanya Posko Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Labuang Utara ini, sebagai upaya untuk mengedukasi, meminimalisir penyalahgunaan narkoba, maupun obat-obat terlarang lainnya.

“Posko Kampung Bebas Narkoba ini sebagai pilot project di wilayah kecamatan Banggae Timur, dan hari ini Polres Majene menerima kunjungan dari Tim Juri Lomba Kampung Bebas Narkoba Polda Sulbar. Tim dipimpin Kombes Pol Ardi Sutrisno, yang merupakan Auditor Itwasda Polda Sulbar,” ujarnya.
Kapolres Majene, AKBP Toni Sugadri menambahkan, Pembentukan Kampung Bebas Narkoba ini merupakan salah satu upaya pencegahan. Pihaknya ingin masyarakat lebih sadar akan bahaya narkoba,” Kami juga berharap dengan adanya Kampung Bebas Narkoba ini, masyarakat dapat lebih tahu dan terhindar dari narkoba,” ungkap Kapolres.
Sementara itu Ketua Tim Juri Lomba Kampung Bebas Narkoba, Kombes Pol Ardi Sutrisno menjelaskan, Kunjungan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan penilaian di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk memilih kampung bebas narkoba terbaik di wilayah Polda Sulawesi Barat, yang nantinya akan berkompetisi di tingkat Nasional.
“Kegiatan kami di sini adalah bagian dari penilaian kampung bebas narkoba yang ada di Kabupaten Majene. Ini adalah kegiatan yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia oleh hampir setiap Polda,” terangnya.
Menurut Kombes Pol Ardi, Program Kampung Bebas Narkoba diinisiasi untuk mengurangi penyalahgunaan narkoba dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. “Narkoba adalah musuh kita bersama, dan kita harus mencegah agar orang yang awalnya tidak tahu narkoba tidak terjerumus, serta membantu mereka yang sudah mengenal narkoba untuk kembali ke jalan yang benar,” pungkasnya.(Ali).













