Dihadiri Ribuan Pendukung, Arismunandar-Adiahsan Deklarasi di Pelataran Assamalewuang

Paslon Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Majene, Arismunandar-Adiahsan (AMANAH) Deklarasi di Pelataran di Gedung Assamalewuang Majene

MAJENE, SULBAR99NEWS.ID—Deklarasi akbar pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Majene, Arismunandar-Adiahsan berlangsung meriah di pelataran gedung Assamalewuan Majene, Rabu (28/8/2024).

Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat tidak terbendung lagi untuk menghadiri acara deklarasi ini. Pasangan Aris_Adiahsan, yang diusung oleh delapan partai politik besar seperti Partai Golkar, PKB, Partai Gerindra, PDI Perjuangan, PPP, Nasdem, PSI dan Partai Buruh.

Baca Juga  Golkar Munculkan 4 Nama Bakal Cabup Majene

Tim pasangan bakal calon bupati Majene, Armin Aras diselah-selah deklarasi menyampaikan,  pasangan Arismundar-Adiahsan ( AMANAH) mengundang simpatisan dan relawan 500 orang di delapan kecamatan, namun yang hadir melebihi dari undangan.

“Alhamdulillah kehadiran pendukung dan simpatisan AMANAH yang datang cukup  membludak dan sangat antusias, ini murni gerakan rakyat yang memiliki kesadaran dan menginginkan adanya perubahan di kota pendidikan ini,” kata Armin di lokasi deklarasi

Baca Juga  Petahana Bupati Majene Ambil Formulir Bakal Calon Kepala Daerah di PAN

Armin juga menegaskan, bahwa pasangan Arismunandar-Adi Ahsan (AMANAH) menggelar deklarasi di pelataran gedung Assamalewuang menjadi sebuah simbol persatuan bagi masyarakat Majene.

Sementara itu bakal calon wakil bupati Majene Adiahsan mengatakan, dirinya ikut kontestasi karena ingin melawan dan ingin mengabdikan diri kepada masyarakat,  beberapa persoalan harus diselesaikan di Majene.

“Kami membawa 21 Maklumat atau visi misi, dan salah satu yang penting itu, TPP harus berdasarkan undang-undang, sertifikasi guru harus diperhatikan, dan sejahterakan ASN, termasuk perhatikan pelayanan kesehatan, dan publik,”kata Adi Ahsan saat sampaikan orasi.

Baca Juga  KPU Majene Temukan Ribuan Kertas Surat Suara Pemilu Rusak

Ia juga mengatakan, nasib warga sangat ditentukan oleh pemimpinnya, menurutnya pemimpin harus bisa merasakan kesakitan warga, agar Majene bisa sejahtera nantinya,”Sebagai pemimpin kita harus mengerti keadaan masyarakat kita,” ujarnya.(Ali).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *