DAERAH  

DTPHP Sulbar Ikuti Kick Off Vaksinasi PMK Nasional, Siap Sukseskan Bulan Vaksinasi

MAMUJU – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi, didampingi Sekretaris Dinas drh. Agus Rauf serta Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Nur Kadar, mengikuti Kick Off Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bertajuk “Kolaborasi Akselerasi Vaksinasi PMK” secara daring dari Aula Oryza Sativa DTPHP Sulbar, Kamis, 5 Januari 2026.

Kegiatan kick off yang diselenggarakan oleh Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan dipusatkan di Subang, Jawa Barat ini menjadi langkah awal dalam upaya pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) secara nasional.

Baca Juga  Wagub Sulbar Dorong Kolaborasi Pemerintah–Perguruan Tinggi, Soroti Pentingnya SDM dalam Pembangunan Daerah

Kegiatantersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan DTPHP Sulawesi Barat terhadap visi dan misi Pancadaya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, khususnya dalam penguatan sektor pertanian dan peternakan yang berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DTPHP Sulbar, Nur Kadar mengatakan di awal tahun 2026 ini Provinsi Sulawesi Barat mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 12.000 dosis yang telah didistribusikan ke enam kabupaten di wilayah Sulawesi Barat untuk segera dilaksanakan vaksinasi pada ternak rentan.

Baca Juga  Strategi Baru, Bapenda Sulbar Bentuk Tim Teknis Berbasis Jenis Pajak: Optimalkan Penerimaan Daerah

Nur Kadar menambahkan, Tim vaksinasi dari 6 Kabupaten di Sulbar juga siap mendukung penuh program nasional tersebut. Ia menyampaikan bahwa Sulawesi Barat siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait untuk menyukseskan bulan vaksinasi PMK.

“Sulawesi Barat siap mendukung dan menyukseskan bulan vaksinasi PMK sebagai bagian dari upaya percepatan pengendalian penyakit hewan menular strategis ini. Seluruh jajaran petugas kesehatan hewan telah kami siapkan untuk pelaksanaan vaksinasi di lapangan,” ujar Nur Kadar.

Baca Juga  Pemprov Sulbar dan Fakultas Vokasi Unhas Perkuat Sinergi, Fasilitasi Akses Pendidikan Anak Sulbar

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengendalian PMK memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan Sulawesi Barat bebas PMK, sekaligus sebagai upaya menjaga keberlanjutan dan keamanan sumber pangan hewani bagi masyarakat. Dengan pengendalian yang optimal, sektor peternakan diharapkan terus berkembang dan berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *