DAERAH  

Hasil Evaluasi Kemendagri: Realisasi APBD Sulbar 2025 Masuk Kategori Hijau atau Normal

Sekprov Sulbar: Junda Maulana

MAMUJU – Gubernur Sulbar Suhardi Duka menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Realisasi APBD Tahun 2025 bersama Kementerian Dalam Negeri RI. Hasilnya, kinerja APBD Sulbar dinilai masih aman dan berada di jalur normal.

Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar Junda Maulana menyebut realisasi pendapatan dan belanja daerah masih seimbang. Meski belum maksimal, ruang fiskal masih tersedia.

“Kalau dari data yang ada, kita ini Alhamdulillah, tidak terlalu rendah dan cukup bagus mengingat antara pendapatan dan belanja kita ini ada ruang fiskal yang merupakan cadangan walaupun tidak besar,” kata Junda Maulana.

Baca Juga  Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026 Sebesar Rp3.092,15 Per Kilogram

Dari data evaluasi, realisasi pendapatan Sulbar tercatat di angka 90 persen. Sementara realisasi belanja sudah mencapai 80 persen.

“Artinya ini seimbang dan kita tadi kalau dari urutan per provinsi kita Alhamdulillah masuk dalam kategori hijau, artinya normal,” ungkapnya.

Baca Juga  DPRD Sulbar Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Terima KUA-PPAS 2027 dan Bentuk Panitia Pemilihan Calon Wakil Gubernur

Junda menjelaskan, belanja daerah yang sudah terealisasi merupakan belanja yang memang dirancang dalam APBD. Fokusnya diarahkan langsung pada kebutuhan masyarakat.

“Semua belanja itu yang berhubungan dengan masyarakat. Belanja yang sifatnya wajib, penting, bantu masyarakat itu yang kita laksanakan dan itu sesuai dengan APBD yang sudah kita susun,” ujarnya.

Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah yang harus dikejar dalam sisa waktu tahun anggaran. Target pendapatan belum tercapai penuh, sementara belanja masih menyisakan ruang untuk dioptimalkan.

Baca Juga  Dinas ESDM Sulbar Lakukan Reviu Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Tahun 2026

“Pendapatan kita ini realisasinya baru pada angka 90 persen, sedangkan belanja kita ini sudah 80 persen, jadi masih ada selisih dan ruang sisa beberapa hari ini untuk kita fullkan belanja yang tersisa,” jelas Junda. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *