DAERAH  

Kesbangpol Sulbar Sambangi STAIN Majene, Sinergi Antisipasi Paham IRET

MAJENE — Badan Kesbangpol Provinsi Sulawesi Barat terus membangun koordinasi dengan STAIN Majene dalam mengantisipasi penyebaran Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET). Khususnya dilingkup kampus.

Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama STAIN Majene, Abdul Rahman, menerima kunjungan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sulawesi Barat, Muh. Darwis Damir, di kampus tersebut, Senin (20/04/2026)

Kepala Kesbangpol Sulbar, Darwis, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam rangkaa pelaksanaan Program Kewaspadaan Nasional yang kini mulai menyasar lingkungan perguruan tinggi.

Baca Juga  Pesisir Sulbar Berpotensi Banjir Rob 2-6 Januari 2026, BPBD Sulawesi Barat Imbau Tingkatkan Kewaspadaan

Dalam diskusi, salah satu isu utama yang dibahas adalah kesiapan kampus—yang tengah bertransformasi menuju Universitas Islam Negeri (UIN) Majene—dalam mendukung rencana sosialisasi kewaspadaan dini terhadap penyebaran IRET.

“Kami berharap peran kampus dan dosen dapat bersinergi dengan pemerintah dalam hal ini,” ujar Darwis.

Baca Juga  Tingkatkan Akuntabilitas Pelayanan Publik, Biro Organisasi Setda Sulbar Laksanakan SKM

Menurut dia, kampus memiliki posisi strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan pola pikir generasi muda. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan ideologi masyarakat.

Sementara itu, Abdul Rahman menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan akademisi dalam program kewaspadaan nasional merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjaga stabilitas sosial dan keutuhan bangsa.

Baca Juga  Evaluasi Program 2025, Diskominfo Sulbar Penguatan Literasi Digital Dan Tingkatkan Kepercayaan Publik

“Kampus siap berperan aktif, baik melalui kegiatan akademik maupun pembinaan kemahasiswaan,” kata dia.

Pertemuan ini diharapkan menjadi pintu awal bagi kerja sama berkelanjutan antara Kesbangpol Sulawesi Barat dan kalangan perguruan tinggi, khususnya dalam menghadapi tantangan ideologi transnasional yang kian kompleks dan menyasar generasi muda. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *