DAERAH  

Komitmen Dinas Kominfo Pemprov Sulbar Dorong Modernisasi TPP ASN

Tim Perumus dan Pengelola TPP Pemprov

MAMUJU–Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo) Pemprov Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar sebagai bagian dari
Tim Perumus dan Pengelola TPP Pemprov, berkomitmen mendukung modernisasi pengelolaan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.

Hal ini merupakan upaya mewujudkan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S.Mengga dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Ridwan menyebutkan, selain Dinas Kominfo, tim perumus pengelola TPP ini diantaranya BKD, Biro Organisasi, BPKPD, Bapperida, Biro Hukum dan Inspektorat.

Baca Juga  Wujudkan Misi Kedua SDK-JSM, 4 Strategi Bapperida Sulbar Percepat Pengentasan Kemiskinan, Sinergi Jadi Kunci Utama

“Sebagai bagian dari tim perumus, Dinas Kominfo Sulbar telah menyusun langkah-langkah strategis guna memastikan modernisasi pengelolaan TPP ASN di lingkup Pemprov Sulbar berjalan terarah. Upaya ini mencakup penguatan infrastruktur digital serta penguatan integrasi data,” kata Ridwan

Menurut Ridwan, transformasi digital terhadap pengelolaan TPP ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan sinergi seluruh OPD. Validitas data—mulai dari presensi, beban kerja, hingga capaian kinerja—menjadi kunci agar aplikasi TTP 2026 memberikan hasil yang adil dan objektif.

Baca Juga  Ada Apa Dengan Polres Bersama PN Polman Tidak Hadir RDP di DPRD

Olehnya itu, dibutuhkan kerjasama seluruh OPD agar sistem yang akan dibangun dapat diterapkan secara efektif. Apalagi, hemat Ridwan, penerapan TTP berbasis digital dapat memberi banyak manfaat, seperti mengurangi potensi kesalahan manual, mempercepat proses verifikasi, dan memperjelas evaluasi kinerja ASN.

Baca Juga  Kolaborasi DKP Sulbar dan Korem 142: Budidaya Ikan Nila untuk Pangan yang Berkelanjutan

Ridwan menambahkan bahwa digitalisasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga perubahan budaya kerja. Sistem yang transparan dan terukur akan mendorong aparatur lebih disiplin, produktif, dan fokus pada pelayanan publik.

“Digitalisasi TPP ini dapat memperbaiki budaya kerja menuju birokrasi yang lebih profesional dan berintegritas,” tutupnya. (Rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *